Set keempat menjadi puncak ketegangan. Kedua tim saling menekan dan bergantian memimpin sejak awal. Skor imbang terus terjadi hingga 23-23, menciptakan atmosfer pertandingan yang menegangkan di dalam arena.
Dalam situasi genting tersebut, kematangan mental Jakarta Pertamina Enduro menjadi penentu.
Dua poin terakhir berhasil diamankan dengan tenang untuk memastikan kemenangan 25-23, sekaligus mengakhiri perlawanan sengit Gresik Phonska.
Usai pertandingan, pelatih Gresik Phonska, Alessandro Lodi, mengakui keunggulan lawan. “Kami mengucapkan selamat kepada Pertamina. Mereka bermain sangat baik hari ini dan memang lebih unggul dari kami,” ujarnya.
Ia menegaskan timnya akan segera melakukan evaluasi. “Pemain kami bukan mesin, ada saatnya menang dan kalah. Kami akan berusaha meraih poin di pertandingan berikutnya,” tambahnya.
Kapten tim, Medi Yoku, juga mengakui kualitas pertandingan yang berlangsung ketat. “Ini laga yang hebat. Kami kalah hari ini, tapi ke depan kami akan tampil lebih baik,” ucapnya.
Sementara itu, pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bullent Karsioglu, menyebut kemenangan ini merupakan hasil dari proses evaluasi tim.
“Setelah menghadapi PLN dan Popsivo, kami terus memperbaiki diri. Hari ini kami bisa membuktikan hasilnya,” katanya.
Pemain andalan Irina Voronkova turut menyoroti kekompakan tim yang semakin solid. “Kami menjalani evaluasi dengan baik dan mengikuti arahan pelatih. Hasilnya, kami bisa meraih kemenangan penting ini,” ujarnya.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Jakarta Pertamina Enduro masih menjadi kandidat utama juara Proliga 2026. Dengan performa yang semakin padu, mereka kini tinggal selangkah lagi menuju partai puncak. (*)
Editor: Elly Amaliyah





