Peristiwa

Dua Mahasiswa UIN Walisongo Hanyut di Sungai Jolinggo Kendal Ditemukan Meninggal, 1 Masih Pencarian

×

Dua Mahasiswa UIN Walisongo Hanyut di Sungai Jolinggo Kendal Ditemukan Meninggal, 1 Masih Pencarian

Sebarkan artikel ini
Dua Mahasiswa UIN Walisongo Hanyut di Sungai Jolinggo Kendal Ditemukan Meninggal, 1 Masih Pencarian
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban hanyut mahasiswa KKN UIN Walisongo di Sungai Jolinggo, Kendal. (Doc. Basarnas)

KENDAL, beritajateng.tv – Tim SAR gabungan kembali menemukan dua mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang yang menjadi korban hanyut di Sungai Jolinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal. Kedua korban itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu pagi, 5 November 2025.

Korban pertama, Bima Pranawira (21), warga Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik.

Tim Search and Rescue Unit (SRU) berhasil menemukan jasad Bima sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian pada pukul 08.12 WIB. Jasadnya terlihat mengambang di area Kedungplantingan, Kendal.

Tak lama berselang, sekitar pukul 09.20 WIB, tim SAR kembali menemukan jasad korban kedua, Muhammad Jibril Asyarafi (21), warga Desa Krapyak, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Tim SRU menemukan Jibril sekitar 3,5 kilometer dari titik awal tempat keenam mahasiswa hanyut saat bermain air di sungai tersebut.

Kasi Operasi Basarnas Semarang, Moel Wahyono, menjelaskan bahwa proses pencarian hari kedua dengan melibatkan empat regu gabungan berjumlah sekitar 120 personel.

“Kendala utama di lapangan adalah medan yang cukup ekstrem dan banyak bebatuan. Sehingga pencarian lebih banyak dengan penyisiran dari tepi sungai,” ujarnya.

BACA JUGA: Tragedi di Tengah KKN: Mahasiswa UIN Walisongo Hanyut Saat Bermain di Sungai Jolinggo Kendal, 3 Tewas

“Sebenarnya kami ingin menurunkan alat seperti pelampung dan rafting, namun terkendala medan bebatuan,” papar dia.

Tim gabungan, lanjut dia, kemudian melakukan susur Sungai dan memaksimalkan personel untuk pencarian.

Kedua jenazah kemudian di bawa ke Puskesmas Singorojo untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sebelum korban Jibril di pindahkan ke RSUD Soewondo Kendal.

Dengan penemuan dua korban tersebut, hingga Rabu siang sudah lima dari enam mahasiswa yang dilaporkan hanyut berhasil ditemukan.

Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap satu korban terakhir bernama Nabila Yulian Dessi Putri (21). Nabila adalah mahasiswi asal Desa Majasari, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Selasa siang ketika enam mahasiswa UIN Walisongo yang tengah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Getas bermain air di Sungai Jolinggo.

Di duga mereka tidak menyadari adanya hujan deras di wilayah hulu sehingga debit air tiba-tiba meningkat dan menyeret ke arus sungai. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp