Jateng

Dubes Iran Datangi Jateng, Ahmad Luthfi Tertarik Belajar Pertanian dan Peternakan

×

Dubes Iran Datangi Jateng, Ahmad Luthfi Tertarik Belajar Pertanian dan Peternakan

Sebarkan artikel ini
ahmad luthfi dan dubes iran
Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi (kiri) dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (kanan) usai menghadiri audiensi Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu, 22 Juli 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi mengunjungi Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu, 22 Juli 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Iran mulai menjajaki berbagai peluang kerja sama, mulai dari pembentukan sister province, transfer teknologi, hingga peningkatan investasi.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, penjajakan kerja sama tersebut mencakup sejumlah sektor, seperti peternakan, pertanian, pendidikan, kesehatan, hingga pariwisata ramah muslim.

“Kami berdiskusi terkait sister province antara Jawa Tengah dengan Provinsi Yazd di Iran. Banyak hal yang akan kita kelola bersama, di antaranya wisata ramah muslim, pertukaran teknologi, pendidikan, kedokteran, kesehatan, hingga kerja sama ukir-ukiran kayu,” ujar Luthfi usai audiensi berlangsung.

Luthfi mengaku, Iran memiliki sejumlah teknologi yang berpotensi diterapkan di Jawa Tengah untuk meningkatkan produktivitas masyarakat. Salah satunya di sektor peternakan sapi perah.

“Di sana, satu ekor sapi perah mampu menghasilkan hampir 30 liter susu per hari, sedangkan di Jawa Tengah rata-rata baru 10 sampai 15 liter. Ini tentu teknologi yang lebih maju,” katanya.

BACA JUGA: Jawa Tengah Jajaki Kerja Sama dengan Iran, Ahmad Luthfi Bidik Transfer Teknologi dan Investasi

Selain peternakan, Luthfi mengatakan Jawa Tengah juga tertarik mempelajari teknologi drone untuk sektor pertanian, serta pengembangan teknologi di bidang pendidikan dan kesehatan.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, nilai ekspor nonmigas Jawa Tengah ke Iran pada 2025 mencapai sekitar US$7,43 juta dengan neraca perdagangan yang masih surplus.

Sementara realisasi investasi Iran di Jawa Tengah selama periode 2022 hingga Triwulan I 2026 tercatat sekitar Rp612 juta. Dengan investasi terbesar berada di Kabupaten Jepara pada sektor industri ukiran kayu.

Ahmad Luthfi Sampaikan Belasungkawa dan Pesan Perdamaian

Dalam kesempatan tersebut, Luthfi turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

“Saya sebagai Gubernur Jawa Tengah mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Semoga beliau husnul khatimah, dan kita doakan semoga konflik di Iran segera selesai,” tutur Luthfi.

Selain itu, Luthfi mengatakan bahwa ia turut menyampaikan pesan perdamaian dari Presiden RI Prabowo Subianto dan masyarakat Jawa Tengah kepada Iran serta negara-negara di kawasan Timur Tengah.

“Kami juga menyampaikan pesan perdamaian dari Bapak Presiden Republik Indonesia kepada Iran. Pada khususnya dan kawasan Timur Tengah pada umumnya,” pungkas Luthfi.

Iran Siap Perkuat Kerja Sama Ekonomi dengan Jateng

Sementara itu, Mohammad Boroujerdi mengatakan, pembahasan kerja sama sister province antara Jawa Tengah dan Provinsi Yazd sebenarnya telah dilakukan beberapa kali.

Adapun pertemuan kali ini difokuskan untuk membahas langkah lanjutan menuju kerja sama yang lebih formal.

“Kami telah beberapa kali berdiskusi mengenai pembentukan kerja sama sister province antara Jawa Tengah dan Provinsi Yazd di Iran. Hari ini kami membahas formalisasi kerja sama tersebut,” ucap Boroujerdi.

Boroujerdi mengatakan, Iran mendorong peningkatan kerja sama ekonomi dengan Indonesia, khususnya Jawa Tengah.

Dalam hematnya, hubungan kedua negara selama ini telah berjalan baik di bidang budaya, politik, dan organisasi internasional, namun belum optimal pada sektor ekonomi.

“Kami mengusulkan agar kerja sama di bidang ekonomi semakin ditingkatkan. Selama ini hubungan budaya, politik, dan organisasi internasional sudah sangat baik. Tetapi kerja sama ekonomi belum berkembang secara maksimal karena adanya sanksi terhadap Iran dalam beberapa tahun terakhir,” katanya.

BACA JUGA: Di Ajang SBBI Award 2026, Gubernur Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Impactful Regional Leadership

Ia menegaskan, Iran siap menjalin kerja sama dengan Jawa Tengah di berbagai sektor. Mulai dari pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, pertanian, peternakan, ketahanan pangan, hingga ketahanan energi.

“Setelah kunjungan ini saya akan menghubungi pemerintah Iran untuk menentukan provinsi yang akan menjadi mitra Jawa Tengah sehingga kerja sama antardaerah dapat segera terwujudkan,” ujarnya.

Menanggapi belasungkawa yang Luthfi sampaikan, Boroujerdi mengapresiasi dukungan masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Tengah, selama konflik berlangsung.

“Selama masa perang, saya menerima ribuan pesan dari masyarakat Indonesia, khususnya dari Jawa Tengah dan Semarang. Saya menyampaikan terima kasih atas seluruh dukungan tersebut,” tandas Boroujerdi. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp