Olahraga

Dukung Atlet Muda, Mantan Pemain Nasional Tenis Meja Turun Gunung ke Porprov Jateng 2023

×

Dukung Atlet Muda, Mantan Pemain Nasional Tenis Meja Turun Gunung ke Porprov Jateng 2023

Sebarkan artikel ini
tenis meja Porprov Jateng
Ceria Nila Sari dan Dony Prasetyo, mantan pemain nasional ikut tampil di cabor tenis meja Porprov Jateng 2023 di Sukun Sport Center, Kudus. (dokumen pribadi)

KUDUS, beritajateng.tv – Mantan pemain nasional tidak membiarkan usia dan kesibukan menghalangi mereka untuk berpartisipasi dalam pertandingan tenis meja Porprov Jateng 2023. Pertandingan berlangsung di Sukun Sport Center, Kudus.

Ceria Nila Sari yang kini merupakan seorang ASN Bapenda Jateng rela turun ke arena Porprov. Ia berjuang demi membela Kota Semarang dalam ajang tenis meja Porprov Jateng meskipun usianya telah menginjak kepala empat.

Pada usianya saat ini, Sari sapaan akrabnya, menjadi perhatian khusus karena kemampuannya dalam menghadapi lawan-lawannya.

BACA JUGA: Karanganyar Raih 1 Emas dan 2 Perak di Hari Pertama Pertandingan Dance Sport Porprov Jateng 2023

Dalam dua penampilannya dalam laga final, Sari berhasil membantu tim beregu Kota Semarang meraih kemenangan dengan mengalahkan dua pemain dari Kabupaten Kudus. Yaitu Putri Deni dan Zidna Kautsar. Ia juga berhasil meraih medali perak dalam nomor ganda campuran.

Sari yang merupakan petenis meja handal pada zamannya, telah beberapa kali mewakili Indonesia dalam SEA Games. Kali ini adalah yang ketiga kalinya ia berpartisipasi dalam Porprov Jateng.

Sari menjelaskan, ia hadir untuk tim Kota Semarang bukan hanya untuk berkompetisi. Tetapi juga untuk memberikan dukungan mental kepada rekan-rekan setimnya yang masih berusia muda.

Ia menegaskan, untuk menjadi seorang atlet tidak hanya mengandalkan teknik bermain, tetapi juga memerlukan kesiapan mental yang kuat.

“Saya ingin support ke mereka agar tetap punya mental. Seperti saat final, saya juga kasih semangat ke Anggi (Anggawani Cahyaning) sebagai pemain pertama. Saya bilang, sebagai starting kamu udah berusaha maksimal, kalau kamu kalah nggak usah khawatir karena masih ada partai terakhir. Saya siap untuk kalian,” jelasnya.

Sementara itu, Doni Prasetya Aji yang sebelumnya memperkuat Indonesia dalam Asian Games 2018, mengungkapkan kebanggaannya masih dapat berpartisipasi dalam Porprov.

Tenis Meja Porprov Jateng, atlet nasional beri dukungan untuk daerah

Doni, yang kini menjadi pelatih di PTM Sukun, mengatakan, kehadirannya dalam Porprov adalah bentuk dukungan terhadap daerahnya. Selain itu, demi citra club yang telah memberikan kesempatan berkarier padanya.

“Saya kerja disini, menciptakan keluarga bersama sesama pelatih dan para atlet binaan. Ketika penyelenggaraan Porprov di Sukun, saya ingin memberikan dedikasi yang bisa saya sumbangkan,” katanya.

Sementara itu, Pihak PTMSI Jateng turut memberikan pandangan positif terhadap kehadiran para pemain senior dalam ajang Porprov.

BACA JUGA: Tuan Rumah Grobogan Dominasi Gulat Porprov Jateng 2023

Menurut Bidang Pembinaan Prestasi PTMSI Jateng, Edi Pramudjie, kehadiran pemain senior memberikan manfaat bagi pemain muda.

“Secara regulasi pun dibenarkan, pemain kawakan masih bisa tampil di even resmi. Rakernas Manado tahun 2022 yang mensyaratkan peserta PON harus dibawah 25 tahun, tapi perkembangan terakhir bisa menambah satu pemain diatas 25 tahun,” tandasnya.

Menurutnya, jika pemain muda mampu mengalahkan pemain senior, hal tersebut dapat memotivasi semangat bertanding mereka. Sebaliknya, jika kalah, mereka tetap bisa belajar dari pemain yang lebih berpengalaman.

Bagi para pemain muda, bermain melawan pemain dengan tingkat internasional merupakan pengalaman yang sangat berharga. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp