Menyapa Nusantara

Dukung Swasembada Pangan dan MBG, Pemerintah Bakal Bangun 100 Kampung Nelayan di Jawa Tengah

×

Dukung Swasembada Pangan dan MBG, Pemerintah Bakal Bangun 100 Kampung Nelayan di Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini
PT PNM
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat mengunjungi kebun dan peternakan kelompok tani Mekar Abadi Dusun Tayeman, Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Kamis, 9 Oktober 2025. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

PURWOREJO, beritajateng.tv – Pemerintah pusat menyiapkan langkah strategis melalui pembangunan 100 kampung nelayan di Jawa Tengah. Program nasional tersebut bertujuan memperkuat swasembada pangan sekaligus menopang agenda Makan Bergizi Gratis (MBG).

Fokus utama kebijakan tersebut menyasar peningkatan produksi protein laut serta kesejahteraan keluarga nelayan pesisir.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan rencana tersebut saat kunjungan kerja di Kabupaten Purworejo, Selasa, 23 Desember 2025 sore.

Zulhas hadir bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Keduanya meninjau saluran irigasi pertanian, kawasan nelayan, serta bertemu petani area Grabag Purworejo.

Zulkifli Hasan menegaskan publik perlu memahami arah kebijakan pangan nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menyampaikan rencana kampung nelayan sebagai program nyata.

BACA JUGA: Lima Kampung Nelayan Merah Putih di Jateng Dapat Rp110 M, DKP: Untuk Dermaga hingga Cold Storage

“Masyarakat wajib tahu kerja pemerintah sekarang. Jawa Tengah memperoleh 100 kampung nelayan. Hari ini saya ajak menteri terkait meninjau langsung,” ujar Zulhas.

Menurut Zulhas, setiap kampung nelayan akan memperoleh fasilitas lengkap. Pemerintah menyiapkan ruang penyimpanan dingin, pabrik es, serta armada kapal nelayan.

Area penampungan hasil laut dan pusat penjualan ikan juga tersedia. Selain itu, pemerintah menargetkan pembangunan tambak setiap kabupaten Jawa Tengah.

“Kampung nelayan nanti punya cold storage, pabrik es, sepuluh kapal, pusat lelang ikan, serta sarana pendukung lain,” ucapnya.

Ia menambahkan program tersebut berjalan beriringan dengan pembangunan tambak produktif. Skema tersebut bertujuan menjaga pasokan ikan nasional sepanjang tahun.

Peran Kampung Nelayan topang Program MBG

Zulhas menekankan peran kampung nelayan sebagai penopang program MBG. Asupan protein anak sekolah menjadi prioritas utama.

Pemerintah juga memastikan sektor pertanian mendapat dukungan maksimal melalui pupuk serta irigasi. Penyaluran pupuk terus pemerintah awasi agar produktivitas petani meningkat.

Ia menyebut perbaikan irigasi pertanian Grabag mencapai ratusan hektare. Pemerintah pusat menanggung anggaran perbaikan tersebut.

BACA JUGA: Menteri KKP RI Canangkan Program Koperasi Nelayan Merah Putih: Prioritas di Jawa Tengah

“Perbaikan irigasi skala besar perlu dukungan pusat supaya hasil panen naik,” kata Zulhas. Langkah tersebut memperkuat rantai pangan nasional.

Zulhas meminta seluruh pihak ikut menyebarkan informasi program pangan tersebut. Pemerintah rutin memantau dapur MBG, pertanian, kampung nelayan, perikanan tangkap, serta tambak.

“Kami awasi semua sektor supaya program berjalan serius dan pendapatan rakyat meningkat,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp