Jateng

Husein Eks Inisiator Demo Pati Beberkan Awal Mula Bertemu Bupati Sudewo: Saya Gak Ngajak, Cuma WA

×

Husein Eks Inisiator Demo Pati Beberkan Awal Mula Bertemu Bupati Sudewo: Saya Gak Ngajak, Cuma WA

Sebarkan artikel ini
Husein Pati
Mantan inisiator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Ahmad Husein Hafid atau Husein Pati, saat podcast bersama beritajateng.tv yang tayang pada Sabtu, 30 Agustus 2025. (Foto: Dok. beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ahmad Husein Hafid alias Husein Pati tengah jadi sorotan publik. Sosok yang sebelumnya terkenal sebagai penggerak aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) tiba-tiba memilih mundur dari rencana demonstrasi besar pada 25 Agustus 2025. Keputusan tersebut muncul setelah ia bertemu langsung dengan Bupati Pati, Sudewo.

Dalam podcast beritajateng.tv yang tayang Sabtu, 30 Agustus 2025, Husein menjelaskan alasannya menarik diri dari AMPB. Ia menegaskan langkah itu murni demi menjaga situasi tetap tenang.

“Saya pengin suasana kondusif, wong tuntutan kita sudah diterima Pak Bupati,” ucap Husein.

TONTON JUGA: Podcast Husein Pati Jawab Tudingan, Gaya Hidup Berubah Usai Ketemu Bupati Sudewo?

Ia menambahkan bahwa pembatalan rencana aksi muncul karena sebagian besar poin tuntutan masyarakat sudah dipenuhi.

Menurut pengakuannya, komunikasi dengan Bupati berawal dari pesan singkat lewat WhatsApp. Husein hanya mengirim salam perkenalan, lalu Bupati meneleponnya.

Dari percakapan itu muncul ajakan bertemu. Pertemuan berlangsung di sebuah rumah kawasan Juwana, bukan pendopo kabupaten.

“Saya enggak ngajak, cuma WA. Setelah itu beliau telepon dan ngajak ketemu,” ungkapnya.

Pertemuan Husein dengan Bupati Pati Sudewo

Selama pertemuan sekitar 30 menit, Husein mengaku menyampaikan aspirasi masyarakat. Ia menekankan soal transparansi anggaran, pembangunan desa, dan pembatalan pajak yang dinilai membebani.

“Pak Sudewo langsung menunjukkan bukti pembatalan aturan pajak serta berjanji mengawal aspirasi rakyat,” tuturnya.

Pertemuan tersebut berakhir dengan penandatanganan surat pernyataan yang berisi pembatalan aksi lanjutan sekaligus penerimaan tuntutan masyarakat.

Meski begitu, langkah Husein menuai banyak kritik. Publik menilai sikapnya kontradiktif, karena sebelumnya ia menjadi motor penggerak aksi bahkan sampai menggalang donasi.

BACA JUGA: Husein Mundur, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Tegaskan Tetap Kawal Pemakzulan Bupati Sudewo

Namun, Husein menyebut perjuangannya semata-mata untuk masyarakat, bukan kepentingan pribadi. “Kalau masyarakat menilai liar, itu hak mereka. Yang penting saya berjuang untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.

Terkait dugaan adanya pihak yang menunggangi aksi, Husein memilih irit bicara. Ia hanya menyebut masyarakat bisa menilai sendiri.

“Kalau murni dari rakyat, ya sudah. Wong aspirasi kita sudah diterima semua,” ujarnya.

Husein juga menolak mengomentari lebih jauh soal donasi yang terkumpul, termasuk partisipasi warga yang ikut membantu aksi sebelumnya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp