Kirab Merti Bumi Serasi tersebut membawa air suci atau tirta perwitasari yang diambil dari 19 sumber mata air di setiap kecamatan. Kemudian dikirab dari Desa Pager, Kecamatan Kaliwungu dan menginap di Kecamatan Tuntang. Hingga diarak lagi menuju Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran.
“ Tentunya kita semua berharap di tahun 2023 Kabupaten Semarang tetap kondusif, ayem, tentrem, gemah ripah loh jinawi, dan masyarakat semakin sejahtera. Serta pembangunan semakin maju dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Semarang,” pungkasnya. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





