SEMARANG, beritajateng.tv – Film bioskop terbaru tahun 2025 berjudul “Jangan Panggil Mama Kafir” berhasil mencuri perhatian publik.
Banyak penonton menilai kisah yang diangkat terasa dekat dengan realitas kehidupan, terutama mengenai cinta yang terhalang perbedaan agama.
Kehadiran Michelle Judith dan Giorgino Abraham sebagai pemeran utama pun semakin membuat warganet penasaran untuk segera menonton film ini di bioskop.
BACA JUGA: Cek Berikut Daftar Film yang Dibintangi oleh Amanda Manopo dan Kenny Austin, Apa Saja?
Sembari menunggu tayangnya, yuk simak informasi lengkapnya berikut ini mulai dari sinopsis hingga daftar pemain dan jadwal tayangnya di bioskop.
Film Jangan Panggil Mama Kafir
Daftar Pemain dan Jadwal Tayang
Kisah unik yang hadir dalam film berjudul Jangan Panggil Mama Kafir juga sukses menggaet sejumlah aktor hebat loh.
Salah satunya ya Michelle Judith dan Giorgino Abraham. Namun selain itu ada juga Elma Theana, Humaira Jahra, Indra Birowo, TJ Ruth, Gilbert Pattiruhu.
Kabar baiknya bagi yang tidak sabar ingin menyaksikan film tersebut, ternyata film ini siap tayang di bioskop pada tanggal 16 Oktober 2025.
Wah, tinggal menghitung hari nih untuk menyaksikan film yang sedang ramai jadi perbincangan warganet ini.
Terlebih lagi film tersebut ternyata merupakan hasil karya dari seorang sutradara terkenal bernama Dyan Sunu Prastowo.
Sebelumnya ia juga terkenal lewat karyanya berjudul Malam Pertobatan (2024) dan Malam Surugana (2023).
Sinopsis
Film ini mengisahkan Maria dan Fafat, pasangan yang menjalin hubungan lintas agama. Meski menghadapi banyak penolakan, keduanya tetap memilih untuk menikah dan kemudian dikaruniai seorang putri bernama Laila.
BACA JUGA: Film Pangku Siap Tayang di Bioskop 2025, Berikut Pesan Moral yang Ingin di Sampaikan
Namun, kebahagiaan mereka tak berlangsung lama Fafat meninggal dalam sebuah kecelakaan, meninggalkan Maria untuk membesarkan Laila seorang diri.
Tantangan semakin berat ketika Maria harus menepati janjinya kepada sang suami untuk membesarkan putrinya sesuai ajaran Islam.
Sementara itu, ibu mertua Maria yang merupakan seorang ustadzah menilai bahwa usaha Maria dalam mengajarkan ajaran Islam kepada Laila masih kurang.
Karena hal tersebut, ia berkeinginan untuk mengambil alih pengasuhan Laila dan mendidiknya sendiri. (*)





