SEMARANG, beritajateng.tv – Film horor Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat kini sukses mencuri perhatian warganet.
Yang bikin banyak penasaran adalah kisah dalam film tersebut kini adaptasi dari kisah nyata yang sempet viral dalam sebuah podcast loh.
Nggak tanggung-tanggung, pemilihan aktor dalam memainkan setiap adegan ternyata betul-betul membuat penonton pada merinding.
Siapa saja kira-kira daftar pemain yang hadir dalam film tersebut? Yuk simak berikut informasinya.
Daftar Pemain Film Maryam
Film ini bertabur bintang dan deretan aktor dan aktris berbakat yang mampu menghadirkan setiap karakter dengan penuh totalitas dan penjiwaan.
Inilah daftar pemain utama yang siap membawa penonton larut dalam kisah horor mencekam Maryam.
Claresta Taufan sebagai Maryam, Wafda Saifan sebagai Farhan dan Debo Andryos sebagai Bagas.
BACA JUGA: Daftar 4 Film Bioskop Siap Tayang Awal Oktober 2025, Bergenre Horor hingga Romantis
Berikutnya ada Shaqueena Medina sebagai Maryam kecil, Maryam Supraba sebagai Yeni dan Rukman Rosadi sebagai Kyai Saleh.
Sinopsis Film
Kisah ini berpusat pada Maryam, seorang perempuan yang sejak lahir sudah berada dalam bayang-bayang kekuatan jin.
Teror gaib itu menghantuinya lebih dari 26 tahun, membuat hidupnya tak pernah lepas dari kejadian supranatural.
Maryam kerap mendapat gangguan berupa surat-surat misterius dan bisikan gaib yang terus membelenggunya.
Semakin ia berusaha melawan, semakin kuat pula ikatan tak kasat mata itu mengekangnya, hingga membuatnya mempertanyakan arti kebebasan dirinya sendiri.
Film ini meramu horor supranatural dengan romansa kelam antara dunia manusia dan makhluk tak terlihat, dengan pergulatan batin Maryam sebagai pusat konflik utamanya.
Berbeda dari horor kebanyakan, Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat tampil berani dengan menghadirkan adegan pembuka dalam balutan efek hitam putih.
Tak disangka, sentuhan ini justru sukses membangun atmosfer mencekam yang terasa nyata.
Opening film tidak hanya sekadar memperkenalkan karakter, tetapi langsung menghantam rasa takut penonton lewat rangkaian adegan brutal yang bikin merinding.
Meski berlabel horor, film ini tidak sekadar mengandalkan jumpscare. Justru, teror psikologis yang dipadu dengan adegan gore penuh darah menjadi kekuatan utama yang membuat penonton merasa tercekik ketegangan.
Karena itu, bagi yang tak kuat dengan tontonan gore, sebaiknya mempertimbangkan lebih dulu sebelum menyaksikannya. (*)





