Ekbis

Final QJI 2025 Wilayah Jawa, Cara BI Edukasi Masyarakat Kemudahan Berwisata Pakai QRIS

×

Final QJI 2025 Wilayah Jawa, Cara BI Edukasi Masyarakat Kemudahan Berwisata Pakai QRIS

Sebarkan artikel ini
Final QJI 2025 Wilayah Jawa, Cara BI Edukasi Masyarakat Kemudahan Berwisata Pakai QRIS
Flag off mulainya Final QRIS Jelajah Budaya Indonesia (QJI) 2025 Wilayah Jawa di Borobudur, Magelang. (Ellya/beritajateng.tv)

MAGELANG, beritajateng.tv – Final QRIS Jelajah Budaya Indonesia (QJI) 2025 Wilayah Jawa berlangsung pada 2–4 Oktober 2025 dengan rute Joglosemar, mulai dari Borobudur di Magelang hingga berakhir di Semarang.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang wisata budaya, tetapi juga sarana edukasi masyarakat tentang kemudahan bertransaksi menggunakan QRIS saat berwisata.

Selesaikan 7 Misi

Misi pertama mulai dari kawasan Candi Borobudur. Peserta di ajak langsung bertransaksi di destinasi wisata menggunakan QRIS sebagai bukti bahwa pembayaran digital lebih cepat, praktis, dan aman dari metode konvensional.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Di lokasi ini, peserta mengedukasi masyarakat mengenai program Cinta, Bangga, Paham Rupiah (CBP Rupiah) melalui penukaran uang baru.

BACA JUGA: Gerakan Petani Peduli Inflasi, Cara Pemprov dan BI Jateng Stabilkan Harga Pangan 

Edukasi ini menekankan pentingnya menjaga rupiah dan memahami fitur keamanan uang emisi terbaru.

Di Surakarta, misi berfokus pada pengenalan budaya dan kuliner lokal melalui pembuatan konten kreatif berupa vlog. Aktivitas ini menunjukkan bahwa QRIS tidak hanya memudahkan transaksi belanja dan kuliner, tetapi juga mendukung promosi kearifan lokal.

Misi berikutnya berlangsung di Kabupaten Semarang dengan tema berfokus pada perlindungan konsumen.

Peserta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat sekaligus risiko transaksi digital, sehingga pengguna QRIS lebih bijak dan aman.

Pada misi keenam, peserta menguji langsung penggunaan QRIS untuk transaksi retribusi di lingkungan pemerintah daerah. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan terhadap digitalisasi pembayaran nontunai, termasuk untuk pajak dan retribusi daerah.

Misi terakhir bersifat bebas, salah satunya mengenalkan fitur proxy address QRIS, di mana nomor ponsel dapat berfungsi sebagai nomor rekening. Inovasi ini semakin mempermudah masyarakat dalam bertransaksi.

Final QJI 2025 untuk Edukasi Masyarakat Kemudahan QRIS

Kepala KPw BI Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, menjelaskan bahwa melalui rangkaian misi QJI, masyarakat harapannya makin paham manfaat QRIS.

“Edukasi kami kemas secara kreatif, termasuk melalui konten digital di TikTok dan media sosial lain. Harapannya, semakin banyak masyarakat terbiasa menggunakan QRIS dalam aktivitas sehari-hari, termasuk saat berwisata,” ujarnya.

Menurut Ibrahim, sosialisasi QRIS tidak hanya lewat QJI, tetapi juga melalui berbagai kanal edukasi, seperti radio, televisi, hingga kerja sama dengan perbankan.

Bank Indonesia terus memperluas QRIS penggunaannya, mulai dari restoran, destinasi wisata, hingga transportasi publik.

Kepala Perwakilan BI Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, menambahkan bahwa hingga Agustus 2025 jumlah transaksi QRIS secara nasional sudah mencapai 8,8 miliar, naik dari 6,5 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pengguna QRIS pun meningkat menjadi 57,6 juta, dengan 39,5 juta berasal dari Pulau Jawa.

“Di Jawa saja, volume transaksi sudah menembus 7,5 miliar atau jauh melampaui target nasional dengan pertumbuhan 8,5 persen. Bahkan, kami sudah bekerja sama dengan Trans Jogja dan Trans Semarang untuk mendukung pembayaran berbasis QRIS,” kata Rahmat.

Melalui Final QRIS Jelajah Budaya Indonesia 2025, masyarakat tidak hanya menikmati wisata budaya, tetapi juga merasakan langsung kemudahan bertransaksi digital. QRIS hadir sebagai solusi praktis, aman, dan modern untuk mendukung pariwisata sekaligus literasi keuangan masyarakat. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp