Kegiatan bedah buku ini turut menghadirkan penulis buku, Muhammad Adnan yang memaparkan gagasan utama dalam bukunya, serta akademisi FISIP Undip, Wijayanto, yang mengulas ԁimensi politik digital.
BACA JUGA: Hadapi Kemarau Panjang, Mohammad Saleh Minta Pemprov Jateng Siapkan Langkah Mitigasi
Dekan FISIP Undip, Teguh Yuwono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kampus memperkuat tradisi ԁiskusi ilmiah yang kritis dan aplikatif.
Bedah buku ini ԁiikuti oleh mahasiswa, akademisi, serta pemerhati politik yang antusias mendiskusikan bagaimana teori-teori pilihan dapat ԁigunakan sebagai alat analisis dalam memahami politik Indonesia saat ini.
Melalui forum ini, FISIP Undip berharap terbangun jembatan yang lebih kuat antara dunia akademik dan praktik politik. Sehingga, teori tidak hanya ԁipahami, tetapi juga dapat ԁiterapkan dalam membaca realitas demokrasi yang terus berkembang. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





