Jateng

Forum Masyikh dan Ulama Gelar Doa Kebangsaan untuk Kabupaten Semarang Damai

×

Forum Masyikh dan Ulama Gelar Doa Kebangsaan untuk Kabupaten Semarang Damai

Sebarkan artikel ini
masyikh semarang
Para masyikh, para kyai, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ormas yang ada di Kabupaten Semarang menggelar Doa Kebangsaan untuk Kabupaten Semarang Rukun dan Damai, Jumat 5 September 2025. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Para masyikh, para kyai, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ormas yang ada di Kabupaten Semarang menggelar Doa Kebangsaan untuk Kabupaten Semarang Rukun dan Damai.

Dalam kegiatan yang berlangsung di halaman Ponpes Darussalam, Sempon, Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang ini juga dilakukan deklarasi bersama.

Melalui deklarasi ini, segenap komponen yang hadir menyatakan tekad untuk bersama ikut menjaga dan menciptakan situasi Kabupaten Semarang yang tetap kondusif.

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengungkapkan, hari ini Forkopimda Kabupaten Semarang atas dukungan forum masyikh, para kyai, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ormas menggelar doa kebangsaan.

Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan elemen masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang. Untuk menciptakan situasi daerah yang tetap aman, tenteram, damai dan kondusif.

“Kami, atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas dukungan doa dan kepedulian dari elemen masyarakat untuk menjaga kondusifitas daerah ini,” kata Bupati, Jumat, 5 September 2025.

BACA JUGA: Bandara Ahmad Yani Layani Penerbangan Internasional, Perdana AirAsia Rute Semarang – Kuala Lumpur – Malaysia

Bupati juga menyampaikan, untuk deklarasi dan pernyataan sikap untuk Kabupaten Semarang damai juga berlangsung serentak di 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Semarang.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak. Mulai dari Forkopimcam, kepala desa, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas dan para tokoh pemuda.

Melalui ikhtiar bersama ini, Bupati Semarang berharap situasi di Kabupaten Semarang tetap terjaga. Serta senantiasa dijauhkan dari berbagai bentuk gangguan stabilitas keamanan dan ketertiban.

“Sehingga, seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Semarang ini tetap adem, damai, guyup serta tetap terjaga kondusifitasnya seperti sekarang,” tegas Bupati Semarang.

Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy juga mengapresiasi kegiatan yang Forum Masayikh dan Ulama inisiasi ini. Menurutnya ini menjadi bukti komponen masyarakat di Kabupaten Semarang telah memiliki kesadaran yang tinggi.

BACA JUGA: PSIS Semarang Tak Lagi Cari Pemain Baru Jelang Championship: Cukup, Kalau Butuh Lewat Pinjaman

Para mamasayikh, ulama dan tokoh agama, lanjutnya, selama ini menjadi ‘patron klien’ atau panutan dan juga tauladan bagi masyarakat. Tak terkecuali dalam menjaga dan merawat situasi daerah agar tetap kondusif.

“Sehingga masyarakat tidak mudah terprovokasi dan terpengaruh oleh situasi yang terjadi di wilayah lain. Dan bahkan bisa saling menjaga satu sama lain untuk mewujudkan situasi yang rukun dan damai,” tegasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp