SEMARANG, beritajateng.tv – Pameran seni rupa bertajuk ‘Semarang Bercerita’ digelar di Gedung Oudetrap, Kawasan Kota Lama Semarang, Sabtu-Minggu, 2 s.d. 10 Desember 2023. Mengangkat tema “Menjelajah Kota Semarang Jadi Jalur Rempah Penuh Sejarah”, berbagai elemen turut berpartisipasi dalam pameran tersebut. Mulai dari perupa, ilustrator, fotografer, desainer, hingga arsitek dari enam komunitas di Kota Semarang.
Koordinator penyelenggara, Adam Muda, menjelaskan, pameran yang diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang ini merupakan kolaborasi antara dua kegiatan yaitu US Art Exhibition dan persiapan Biennale Festival.
Adam sendiri menjelaskan, US sendiri merupakan singkatan dari beberapa kata. Antara lain sebagai ‘Urip Sejatine’ dan ‘Urban Spectrum’. Maka dari itu, Semarang Bercerita merupakan pameran visual bersama yang pelaksanaannya di akhir tahun 2023 sekaligus persiapan menuju Semarang Biennalle Festival 2024.
BACA JUGA: Melihat Indahnya Kota Semarang Melalui Pameran Sketsa
“Dengan pameran ini kami ingin menggabungkan berbagai sektor kreatif, mulai dari DKV, ilustrasi, seni rupa murni, dan lainnya secara bersamaan di beberapa spot,” kata Adam kepada beritajateng.tv, Kamis, 7 Desember 2023.
Selain sebagai ajang seni, lanjut Adam, pameran Semarang Bercerita juga merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan kembali geliat ekonomi dan pariwisata. Tidak hanya sebatas ajang hiburan, Adam berharap pameran akhir tahun ini dapat memberi dampak sosial dan budaya bagi Kota Semarang.
Semarang Bercerita sajikan berbagai kegiatan menarik
Maka dari itu, rangkaian Semarang Bercerita tidak hanya menyajikan pertunjukkan seni rupa. Namun juga konser, talkshow, nonton bareng Semarang Gawe Film, parade seni dan wayang on the street, lomba foto kreasi paper cut, dan pergelaran seni Gambang Semarang.
“Tahun depan semoga bisa prepare secara serius, lebih tertata dari pengujung, marketing, tim event, sampai tim program. Sehingga kami punya kegiatan pameran yang bisa menciptakan Semarang dengan gayanya sendiri,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu pengunjung asal Medan, Nurul Fadhillah Nasution, mengaku antusias menghadiri pameran. Ia mengatakan pameran yang berlangsung di Kawasan Kota Lama sangat menarik, khususnya bagi wisatawan luar kota seperti ia sendiri.
“Kebetulan lagi pendidikan di Semarang selama beberapa bulan. Ini hari terakhir di sini, dan tadi jalan-jalan ke Kota Lama sekalian ke pameran ini. Kalau saya lebih tertarik ke lukisan-lukisannya” katanya. (*)
Editor : Mu’ammar Rahma Qadafi





