Proses untuk mendapatkan gajah, lanjutnya, di akui tidak mudah, karena proses yang cukup panjang dan harus menyurati beberapa LK untuk mendapatkan gajah.
“Kemarin kita mengirim surat kebeberapa LK, dan akhirnya mendapatkan peluang dari LK Borobudur ada dua gajah yang kita dapat,” katanya.
Setelah mendapatkan kepastian, pihaknya berkoordinasi dengan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jateng, untuk bisa mengadopsi gajah. Sebelumnya pihak LK Borobudur dan BKSDA Jateng, pun telah melakukan survei kesiapan kandang milik Semarang Zoo.
“Kemarin juga kandang sudah di survei untuk kesiapan kandang. Nah dua gajah ini ukurannya lebih besar. Di habitat mereka, gajah ini di gunakan untuk patroli menggiring gajah liar,” pungkasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





