“Ayo warga Blora, setiap sore kita ngabuburit bersama di Alun-alun, menikmati takjil dan aneka kerajinan khas Blora. Mari kita dukung UMKM kita agar semakin berkembang. Tahun lalu, perputaran rupiah mencapai Rp 600 juta, semoga tahun ini lebih tinggi lagi,” tambah Bupati.
Setelah pembukaan, Bupati, Wakil Bupati, dan Forkopimda meninjau stand pameran dan membeli berbagai produk makanan, minuman, dan kerajinan dari pelaku UMKM.
Warga Blora pun memberikan tanggapan positif.
Heru (34), yang datang bersama keluarga, merasa senang dengan adanya Gebyar Ramadhan kali ini.
“Bagus ya, barang yang dijual juga tidak hanya makanan dan minuman. Ada mainan, kerajinan, dll. Tadi juga sempat nonton pertunjukan tari Islami dengan iringan gamelan dari adik-adik SD Muhammadiyah. Jadi tidak sepi, bisa ngabuburit, belanja, dan menikmati hiburan. Sukses untuk Gebyar Ramadhan Blora” ungkapnya. (*)
Editor: Farah Nazila





