Pertemuan lainnya berlangsung setelah Aliansi Gunung Ungaran Menggugat menyurati Gubernur Jawa Tengah pada 1 Oktober 2026.
Menurut Dwi, pihaknya telah memfasilitasi pembahasan mengenai perkembangan rencana panas bumi tersebut. “Ya, tentunya nanti akan ԁisambung lagi dengan sosialisasi-sosialisasi selanjutnya,” katanya.
Dwi mengakui terdapat perbedaan pendapat dalam serangkaian pertemuan tersebut. Namun, ia menilai penyampaian pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi dan berharap perbedaan tersebut dapat ԁisikapi melalui ԁialog.
“Tentu ada perbedaan pendapat. Wajar, kita negara yang berdemokrasi. Cuma bagaimana beda pendapatnya bisa berjalan seiring. Tentunya itu juga bagian dari demokrasi, menyampaikan pendapat,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





