SALATIGA, beritajateng.tv — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengucapkan selamat Dies Natalis ke-69 Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dan menekankan pentingnya inovasi serta adaptasi di lingkungan kampus.
Dalam video yang diputar pada puncak perayaan Dies Natalis UKSW, Senin, 1 Desember 2025, Gibran menyampaikan apresiasinya kepada UKSW sebagai salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Indonesia. Ia menilai UKSW telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Gibran menegaskan bahwa generasi muda UKSW harus memiliki kemampuan beradaptasi di tengah percepatan teknologi.
“Saya percaya UKSW mampu menghadirkan terobosan pendidikan untuk melahirkan generasi muda yang kompeten dan berpegang pada nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.
UKSW Fokus Pengembangan dan Adaptasi Teknologi
Dalam pidato puncak Dies Natalis, Rektor UKSW Prof. Intiyas Utami menegaskan bahwa UKSW berada pada lintasan kemajuan signifikan. Ia memaparkan sejumlah capaian strategis kampus sepanjang 2025.
BACA JUGA: Dukung Ekonomi Desa, UKSW Dorong Penguatan BUMDes se-Kabupaten Kupang
Capaian tersebut mencakup akreditasi internasional untuk Prodi Ilmu Teologi, Magister Sosiologi, dan Sosiologi Agama. UKSW juga mengembangkan tiga kelas internasional:
-
International Class of Management and Accounting Program (ICMAP)
-
Bachelor of International Primary Education (BIPE)
-
Kelas internasional Fakultas Teknologi Informasi (FTI)
Prof. Intiyas menjelaskan bahwa UKSW selama 2025 telah menghasilkan 196 publikasi ilmiah, meraih predikat Q1 dalam Scimago Institutional Ranking, serta mencatat 274 hak cipta dan 12 patent granted.
Ke depan, UKSW akan memperkuat upaya adaptasi melalui peningkatan talenta mahasiswa, penguatan laboratorium Artificial Intelligence (AI), layanan digital berbasis AI, dan penambahan fasilitas olahraga.
BACA JUGA: Animo Cukup Tinggi, 729 Pencari Kerja Padati Hari Pertama Job Fair ke-47 UKSW Salatiga
Dies Natalis sebagai Momentum Refleksi
Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Kristen Satya Wacana (YPTKSW), Jeffrie Lempas, menegaskan bahwa Dies Natalis bukan sekadar perayaan usia, tetapi momentum teologis dan historis.
“Ini refleksi atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan UKSW sebagai penyelenggara pendidikan yang memerdekakan gereja, masyarakat, bangsa, dan dunia,” ujarnya. (*)
Editor: Farah Nazila





