SEMARANG, beritajateng.tv – Sekretaris DPD Golkar Kota Semarang, Anang Budi Utomo menyebut perolehan suara partai Golkar naik, hal ini juga ditandai dengan naiknya jumlah kursi di DPRD Kota Semarang.
“Jadi secara umum memang Golkar naik, ini ditandai dari perolehan per Dapil juga naik. Kemudian, jumlah kursi naik,” ujar Anang incumbent Dapil 4 Kota Semarang, Senin 26 Februari.
Meskipun meleset dari target perolehan enam kursi Golkar di DPRD Kota Semarang, Anang mengaku bersyukur bisa menambah kursi.
“Alhamdulillah kita syukuri. Walaupun targetnya enam, baru terpenuhi empat. Tapi yang jelas kita dari tiga kursi menjadi empat kursi ini sebagai satu hal yang patut kita syukuri walaupun target kita memang enam,” jelas Anang.
Tapi kedepan, lanjut Anang, harapannya bisa terus meningkat. “Walau sudah naik, ternyata beberapa teman juga naik (kursinya,Red) ya. Kita apresiasilah. Jadi temen-temen lebih mampu menarik perhatian masyarakat,” kata dia.
Terkait perolehan suara keseluruhan partai Golkar di Ibukota Jawa Tengah, Anang mengaku penghitungan belum sepenuhnya rampung.
“Perolehan suara kita belum secara keseluruhan, tapi kalau secara umum melihat perolehan suara di setiap Dapil otomatis kita naik,” bebernya.
Raihan Kursi Golkar di DPRD Kota Semarang
Di Dapil 1 Kota Semarang, lanjut Anang, Golkar belum mendapatkan kursi meskipun perolehan suara hanya selisih sedikit dengan batas bawah suara.
“Dapil 1 hanya selisih, kita urutan terbawah. Satu tingkat lagi mestinya dapet, limit ini,” jelasnya.
Menurutnya, perolehan suara Golkar di angka 8.860 kursi, yang artinya berada di belakangnya urutan terbawah dengan perolehan 8.900sekian. “Limit ini. Tapi masih belum beruntung,” sebutnya.
Berbeda dengan Dapil 1, di Dapil 2 incumbent Golkar Cahyo Adhi Widodo berhasil melenggang masuk mendapatkan kursi di DPRD Kota Semarang dengan perolehan suara yang dirasa cukup.
“Dapil 3 kita bisa tambahan satu kursi di urutan keempat dari 8 kursi. Alhamdulillah masuk. Memang sudah kita prediksi Dapil 3 ini kita akan dapat,” imbuhnya.
Wajah Baru Caleg DPRD Kota Semarang dari Golkar
Beruntungnya, Dapil 3 justru merupakan wajah baru bernama Mararas Apuwara. Mararas Apuwara merupakan sosok pengusaha muda.
Pria kelahiran Semarang, 17 April 1987 ini juga merupakan seorang konten kreator yang aktif bermedia sosial lewat akun Instagram @mararas_apuwara.
“Yang wajah baru Mararas Apurawa Dapil 3, basic pengusaha muda. Perolehannya sekitar 15ribuan. Perolehan by namenya 3ribuan. Itu sudah cukup bersaing,” jelas Anang.
Sementara di Dapil 4 ada Anang Budi Utomo sendiri. Ia merupakan incumbent yang saat merupakan Sekretaris Komisi D di DPRD Kota Semarang.
“Kalau diurutkan saya urutan ke enam. Tapi kalau saya main target ya. Dulu saya target 7,8,9 sekarang target antara 4,5,6. Ini menentukan biaya cost politik yang saya keluarkan. Alhamdulillah masih aman. Kalau kenaikan suaranya juga cukup signifikan, kalau dulu Dapil saya hanya 8ribuan sekarang mencapai 14ribuan,” lanjutnya.
Sedangkan untuk Dapil 5 Kota Semarang, Golkar belum mendapatkan kursi. Hal ini karena persaingan cukup ketat di Dapil yang menaungi kecamatan Ngaliyan, Tugu, Mijen ini.
“Dapil 5 ini memang susah, karena isinya para petinggi-petinggi partai dan kursinya hanya terbatas. Padahal kita sudah dapat suara 9.900sekian, ternyata suara hampir 10ribu itu belum tentu dapat. Padahal di Dapil 3, suara segitu dapat tinggi. Tapi sana (Dapil 5,Red) memang petarung petarung semuanya,” paparnya.
Di Dapil 6, lanjut Anang, ada Incumbent Eri Sadewo yang melenggang menempati kembali kursi DPRD Kota Semarang dengan 11ribu suara.
“Memang kita akan evaluasi, Insyallah kedepannya di Dapil 1 dan Dapil 5 bisa mendapat kursi sesuai harapan,” terang Dia. (*)
Editor: Elly Amaliyah




