Demonstrasi di depan gedung DPR itu sesungguhnya berlangsung sejak Kamis pagi, 28 Agustus 2025.
Awalnya demonstran berasal dari serikat buruh. Mereka membawa enam tuntutan yakni hapus outsourcing dan tolak upah murah, stop PHK, reformasi pajak perburuhan, sahkan RUU ketenagakerjaan tanpa omnibus law, sahkan RUU perampasan aset, dan revisi RUU Pemilu. Tapi mereka membubarkan diri pada Kamis siang.
Setelah itu, gelombang massa dari mahasiswa dan massa berseragam sekolah berdatangan ke sekitar gedung DPR. Mahasiswa itu berasal dari berbagai kampus. Mereka menuntut pembubaran DPR serta pencabutan tunjangan anggota DPR yang berlebihan. (*)
Editor: Elly Amaliyah





