“Sehingga ini perlu untuk bagaimana mereka ini bisa menyaring, bagaimana juga bisa mengedukasi teman sekelilingnya. Ini yang perlu karena sekarang dengan segala digitalisasi apapun bisa terjadi,” lanjutnya.
Dinas Pendidikan Kota Semarang soroti dampak buruk perkembangan teknologi
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bambang Pramusinto menambahkan, pelatihan Duta Ketahanan Mental di Era Digital tersebut penting. Sebab berdasarkan data, sebanyak 98 persen pengguna internet berasal dari kalangan remaja. Oleh karena itu, pelatihan mental bagi remaja sangat diperlukan untuk menghadapi kemajuan digital tersebut.
BACA JUGA: Ketua DPRD Jateng Sumanto: Pemerintah Harus Bisa Berikan Pendidikan Terbaik ke Warga Negara
“Negara kita itu negara yang terbuka, jadi keterbukaan informasi itu menjadi keniscayaan, jadi mau nggak mau kita harus menyikapi itu. Tapi harus menyikapinya dengan hal-hal yang positif. Salah satunya adalah dengan melatih mental remaja,” ujar Bambang.
Ia juga berharap, pelaksanaan kegiatan ini dapat berguna sebagai langkah awal membimbing remaja dalam memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif.
“Karena kalau tidak kita monitor sejak awal, yang kita khawatirkan justru dampak buruk yang bisa menimpa remaja dengan perkembangan teknologi tersebut. Tapi kalau sejak awal kita kawal, melalui koordinator-koordinator pemuda, OSIS, dan Forum Anak, bukan tidak mungkin nanti akan menjadi budaya baru yang positif,” imbuhnya. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto