BACA JUGA: Kemarau Basah, Petani Tembakau Blora Terpaksa Tanam Ulang Hingga Tiga Kali
Sawal menambahkan, dalam situasi seperti ini para petani sebenarnya mengharap dukungan dari pemerintah yang sifatnya bisa meringankan beban petani.
Seperti misalnya bantuan atau kemudahan mendapatkan pupuk. Sebab biaya untuk pembelian pupuk pun cukup mahal setelah akses petani juga terbatas.
Sehingga, petani harus mencari pupuk untuk kebutuhan pertaniannya hingga ke wilayah lain yang harga dan pengeluarannya jauh lebih tinggi.
“Setidaknya dari komponen pupuk tidak memberatkan para petani saja sudah membantu,” tandas anggota Kelompok Tani Mekar Anom Desa Tajuk ini. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





