BACA JUGA: Wajib Tahu! Ini Deretan Hari Besar Nasional dan Internasional di Bulan Oktober 2025
Bagi para peserta, pengalaman membatik secara langsung menjadi momen berharga. Sebagian besar dari komunitas difabel dan UMKM mengaku baru pertama kali mencoba. Hasil goresan mereka, meski belum sempurna, teranggap sebagai langkah awal untuk melestarikan batik Semarangan.
Dengan sentuhan inovasi dan kolaborasi lintas komunitas, kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa batik bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga ruang inklusif bagi siapa saja untuk berkarya. (*)
Editor: Farah Nazila





