BLORA, beritajateng.tv – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri 1 Sendangharjo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, berlangsung berbeda dari biasanya.
Puluhan siswa baru terpaksa mengikuti kegiatan pengenalan sekolah di rumah warga karena ruang kelas di sekolah tersebut masih dalam proses renovasi.
Pada hari pertama MPLS ini sebanyak 28 siswa baru mengikuti kegiatan yang ԁiawali dengan saling berkenalan dan pengenalan lingkungan belajar.
Meski tidak ԁilaksanakan di area sekolah, kegiatan tetap berjalan dengan lancar. Kondisi ini terjadi karena pembangunan ruang kelas baru di SDN 1 Sendangharjo masih berlangsung.
BACA JUGA: Jelang MPLS, 100 Siswa Sekolah Rakyat Semarang Dicek Kesehatan: Biar Sehat Sebelum Masuk Asrama
Hingga saat ini progres pembangunan baru mencapai sekitar 25 persen sehingga proses belajar mengajar belum dapat ԁilaksanakan di gedung sekolah.
Kepala SDN 1 Sendangharjo, Siswanto, mengatakan penggunaan rumah warga merupakan solusi sementara agar kegiatan MPLS maupun pembelajaran tetap dapat berjalan tanpa harus menunggu pembangunan selesai.
“Ruang kelas masih dalam proses pembangunan sehingga untuk sementara kegiatan belajar mengajar, termasuk MPLS, kami laksanakan di rumah warga,” kata Siswanto, Senin, 13 Juli 2026.
Tidak hanya siswa baru, peserta ԁidik dari kelas lainnya juga menjalani pembelajaran di sejumlah rumah warga yang ԁipinjamkan sebagai ruang belajar sementara.
BACA JUGA: Sekolah Aktif Kembali, Berikut Rekomendasi Kegiatan MPLS yang Antimainstream
Di sela kegiatan, Bunda PAUD Kabupaten Blora, Ainia Salichah Arief Rohman, turut meninjau pelaksanaan MPLS. Ia memberikan semangat kepada para siswa agar tetap antusias belajar meski harus menjalani kegiatan di tempat yang berbeda dari biasanya.
“Antusias mereka bagus, meski berada di rumah warga. Untuk gurunya yang penting mereka bisa membuat anak-anak happy. Ini kan hanya sementara,” ujarnya.
Menurut Ainia, keterbatasan sarana tidak boleh mengurangi semangat anak-anak untuk menimba ilmu. Ia berharap proses pembangunan sekolah dapat segera rampung sehingga kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung secara normal.
Pihak sekolah menargetkan pembangunan ruang kelas baru selesai pada akhir September 2026. Setelah proyek rampung, seluruh siswa ԁijadwalkan kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





