PURWOREJO, beritajateng.tv – Laga leg pertama babak semifinal yang mempertemukan Persak Kebumen dengan PSIR Rembang berakhir tanpa pemenang. Bertanding di Stadion Sarwo Edhie, Purworejo, Minggu, 8 Februari 2026, kedua tim harus puas berbagi angka dengan Hasil Semifinal Liga 4 skor imbang 1-1. Hasil ini membuat persaingan memperebutkan tiket final tetap terbuka lebar bagi kedua kesebelasan.
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal karena kedua tim mengincar modal positif untuk leg kedua. Persak Kebumen yang bertindak sebagai tuan rumah tampil lebih agresif guna membongkar pertahanan rapat Laskar Dampo Awang.
Jalannya Laga dan Drama Hasil Semifinal Liga 4
Persak Kebumen berhasil membuka keunggulan terlebih dahulu pada babak pertama melalui penalti mengubah kedudukan menjadi 1-0. Skor ini bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, sekaligus menempatkan tuan rumah dalam posisi unggul.
Memasuki babak kedua, PSIR Rembang mengubah strategi dan tampil lebih menekan untuk mengejar ketertinggalan. Usaha keras tim tamu membuahkan hasil melalui sebuah penyelesaian akhir yang tenang di dalam kotak penalti. Gol penyama kedudukan tersebut mengubah papan skor menjadi 1-1 dan memicu pertandingan berjalan semakin panas.
Drama besar terjadi menjelang akhir babak kedua yang hampir mengubah Hasil Semifinal Liga 4 sore ini. Pemain PSIR Rembang sebenarnya sukses menyarangkan bola ke gawang melalui aksi salto yang sangat spektakuler.
Namun, wasit secara tegas menganulir gol tersebut karena menganggap pemain PSIR melakukan pelanggaran terlebih dahulu sebelum bola masuk. Keputusan ini sempat memicu protes dari para pemain Rembang, namun wasit tetap pada keputusannya hingga laga berakhir.
Berikut adalah ringkasan skor Hasil Semifinal Liga 4 Jateng tersebut:
-
Persak Kebumen (1)
-
PSIR Rembang (1)
Hasil imbang 1-1 ini memberikan keuntungan kecil bagi PSIR Rembang karena mereka memiliki tabungan gol tandang. Sebaliknya, Persak Kebumen wajib mencuri kemenangan saat bertandang ke Rembang jika ingin melaju ke final. Kedua tim kini memiliki waktu pemulihan yang cukup sebelum kembali bentrok di Stadion Krida.
Manajemen kedua kesebelasan kini fokus mengevaluasi performa lini depan yang banyak membuang peluang emas sepanjang 90 menit. Atmosfer di Purworejo membuktikan bahwa kedua tim memiliki kualitas yang sangat merata di semua lini. Mari kita nantikan siapa yang akan menunjukkan mentalitas juara dalam laga penentuan di markas PSIR Rembang mendatang. (*)





