“Dari temen-temen almarhum, menurut mereka, bapak itu lebih dari seorang politisi. Negawaran yang sepanjang hidup di pikirkan untuk negaranya. Bahkan, keinginan terakhir almarhum akhirnya terwujud, ingin meninggal dalam masa tugas,” pungkasnya.
Ajeng, yang selama ini berprofesi sebagai dokter gigi lulusan Universitas Trisakti, kemudian tak ragu untuk terjun ke politik.
Ia bakal maju dalam pemilihan legislatif DPR RI dari PDI Perjuangan di Pemilu 2024 mendatang di Dapil Jateng 1. Yang meliputi Kota Semarang, Kab Semarang, Kab Kendal dan Kota Salatiga.
Sementara itu, mantan Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengenang mendiang Tjahjo Kumolo sebagai tokoh nasional dan pejuang partai yang benar-benar bisa menciptakan banyak kader militan.
“Termasuk saya ini, mentornya juga beliau. Sampai dengan saat ini, kami mengenang beliau sangat luar biasa, sebagai kader ideologis dan ide-idenya juga sangat cemerlang,” katanya.
Selain itu, Supriyadi yang kini duduk di Komisi D DPRD Kota Semarang juga mengenal Tjahjo sebagai sosok yang baik dan ramah terhadap siapapun tamu yang berkunjung.
“Ketika ada tamu dari mana, siapapun, selalu ‘welcome’. Selalu memberikan solusi yang terbaik untuk kawan, sahabat, dan tamu-tamunya. Itu yang tertanam pada saya sebagai kader,” katanya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





