Di dalam surat terbuka untuk komunitas artis dan penulis lagu berjudul Mengapa Kita Harus Menghentikan Time Out di TikTok yang rilis pada Selasa (30/1/2024), yang pihak komunitas layangkan kepada pihak Universal Music Group. Pihak UMG mengklaim bahwa TikTok mencoba membangun bisnis berbasis musik dengan nilai yang tidak wajar untuk musik tersebut.
“”Pada akhirnya TikTok mencoba membangun bisnis berbasis musik, tanpa membayar nilai wajar untuk musik tersebut,” berikut keterangan pada surat tersebut.
Tak hanya itu saja, UMG juga menyinggung tentang beredarnya konten musik yang dibuat menggunakan teknologi berbasis Artificial Intellegence atau AI.
BACA JUGA: Sinopsis dan Post Credit Argylle, Film Agen Rahasia yang Dibintangi Dua Lipa dan Henry Cavill
Hingga saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut terkait kelanjutan dari TikTok untuk kedepannya. Apakah mereka akan memutus hubungannya dengan UMG selamanya atau tidak. (*)





