SEMARANG, beritajateng.tv – Berdiri sejak tahun 1980-an, Ice Cream Karimata Semarang yang terletak di Jalan Karimata, Nomor 44, Karangtempel, Kota Semarang ini terbilang legendaris.
Meski berjualan dalam sebuah rumah tua, tak sedikit pengunjung yang rela jauh-jauh datang dari luar kota demi sepotong Ice Cream Karimata Semarang.
Ice Cream Karimata Semarang memang masih mempertahankan pakem es krim jadul, bahan baku asli, hingga tanpa penggunaan pengawet. Tak heran, jika mereka mampu bertahan hingga tiga generasi.
BACA JUGA: Mencicipi Segarnya Tiga Rasa Ice Cream Karimata Semarang
Didirikan oleh Dinoto Sudarso dan istrinya, Ice Cream Karimata Semarang pertama kali berdiri pada tahun 1981 silam. Belum seperti saat ini, Ice Cream Karimata awalnya hanya ia jajakan kepada rekan dan tetangga sekitar.
“Awal ceritanya, Kakek kerja di Djarum, waktu itu bikin es krim hanya produksi kecil, untuk temen ke temen saja,” jelas Inge Karijanti, menantu dari Dinoto kepada beritajateng.tv, Rabu 14 Juni 2023.
Dari situlah kemudian kabar soal kelezatan es krim buatannya dan menyebar dari mulut ke mulut. Seiring banyaknya permintaan es krim yang datang, Dinoto dan istri akhirnya membuka kedai kecil di dalam rumahnya.
“Namanya Ice Cream Karimata karena simpel, kita ada di Jalan Karimata. Kita nggak pernah pasang merek, namun dari mulut ke mulut itu orang-orang malah semakin kenal,” lanjut Inge yang merupakan pemilik dari Natural Ice Cream, Bandung.
Sempat vakum selama tiga tahun akibat pandemi Covid-19, Ice Cream Karimata kini berada pada tangan generasi ketiga, Reinaldo. Beberapa inovasi pun Reinaldo lakukan untuk terus mengikuti perkembangan zaman.
“Sekarang banyak rasa-rasa baru buat anak muda. Seperti rasa tiramisu, mint milo, kit-kat, pokoknya banyak banget,” kata Reinaldo.
Ice Cream Karimata Semarang viral di medsos
Kedai Ice Cream Karimata ini terbilang unik. Bertempat di sebuah rumah tua dengan halaman mini depannya. Suasana yang terasa ketika pertama kali menginjakkan kaki kesini adalah nyaman dan homey.
Selain itu, Ice Cream Karimata sempat viral di media sosial karena terdapat bel terompet khas tukang sayur yang bertengger pada pagar depan.
“Sebenarnya fitur pencet bel itu tidak sengaja. Dulu awalnya belnya elektrik, tapi ketika rusak kan nggak tau, akhirnya pakai bel pencet kaya bel sayur, tapi malah orang-orang jadi tertarik,” jelas Reinaldo.
BACA JUGA: Kisah Generasi Ketiga Ice Cream Karimata Bertahan Ditengah Banyaknya Saingan
Ice Cream Karimata hadir dalam berbagai bentuk. Yang menjadi andalan adalah es dengan potongan tiga rasa. Selain itu ada juga es krim berbentuk cup. Harganya juga bervariasi, mulai dari Rp 15.000, Rp 55.000, hingga Rp 170.000.
Bagi yang berminat untuk datang langsung ke kedai Ice Cream Karimata, buka dari jam 07.00 hingga 21.00. Bisa juga pesan via aplikasi online. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





