“Air bersih adalah fondasi kawasan modern. Kalau infrastrukturnya kuat, investornya juga lebih percaya diri masuk,” ujarnya.
Melalui momentum Imlek, PDAM Tirta Moedal menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menyediakan layanan air bersih. Tetapi juga mendukung pertumbuhan kawasan strategis di Kota Semarang secara berkelanjutan.
Dukung Kawasan Terintegrasi 300 Hektare
General Manager Project POJ Semarang, Jatmiko Arif, menjelaskan bahwa kerja sama dengan PDAM telah berjalan sejak 2018, saat pengembangan fase awal kawasan mulai.
“Dari sisi kualitas air dan debit, sampai sekarang masih sangat mencukupi. Dengan pemakaian 8.000 kubik per bulan, kami bisa memenuhi kebutuhan hunian, pusat perbelanjaan 23 Mall, Binus, hingga fasilitas lain di kawasan ini,” jelasnya.
POJ City memiliki total lahan sekitar 300 hektare. Saat ini baru sekitar 100 hektare atau sepertiga kawasan yang pihaknya kembangkan. Artinya, masih ada potensi 200 hektare yang akan di bangun dalam kurun waktu 10 tahun ke depan.
Pengembangan tersebut meliputi kawasan hunian, area komersial, dormitori mahasiswa, sekolah dari tingkat dasar hingga menengah, serta universitas.
Investor seperti 23 Mall, Binus, dan grup Sido Muncul juga disebut masih terus memperluas kolaborasi di kawasan ini.
“Ke depan kebutuhan air bersih pasti meningkat signifikan seiring pengembangan kawasan. Karena itu, dukungan PDAM sangat krusial agar kawasan ini tumbuh terintegrasi dan nyaman,” kata Jatmiko. (*)
Editor: Elly Amaliyah





