“Harapannya, masyarakat tidak perlu saling berdesakan dan seluruh prosesi kirab. Suhuf halaqah rombongan peserta Dugder akan berjalan tertib, khidmat dan lebih oke lagi,” tutur Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Wing Wiyarso.
Prosesi Kirab Dugder 2024, rencananya akan berlangsung lebih meriah dengan berbagai atraksi serta atribut menarik. Seperti bedug raksasa, gunungan ganjel rel serta lomba pasukan berkuda 40-an yang berasal dari 16 kecamatan yang mengikuti kirab budaya. Perlombaan ini juga di dukung oleh komunitas-komunitas yang ada di Semarang seperti Sam Poo Kong, Tay Kak Sie, Tosan Aji dan lain-lain. (*)
Editor: Elly Amaliyah





