“Kami ingin memastikan setiap inovasi benar-benar memberikan manfaat bagi warga. Teknologi harus menjadi alat untuk mempercepat pelayanan, menjaga lingkungan, meningkatkan efisiensi pemerintahan, dan menjadikan Kota Semarang semakin nyaman, bersih, dan berdaya saing. Pengakuan dunia ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan terobosan-terobosan baru,” katanya.
Pada penyelenggaraan ketujuh Guangzhou Award, tercatat sebanyak 381 inovasi dari 248 kota di 60 negara mengikuti proses seleksi.
Berbagai terobosan di bidang kecerdasan buatan, tata kelola digital, ketahanan iklim. Hingga pelayanan publik bersaing untuk memperoleh pengakuan sebagai inovasi perkotaan terbaik dunia.
Di tengah kompetisi tersebut, AISSA berhasil lolos seleksi Komite Teknis yang terdiri atas sembilan pakar internasional dan masuk dalam daftar 30 inisiatif terbaik.
AISSA merupakan sistem pengelolaan sampah berbasis Artificial Intelligence. Yang hadir untuk meningkatkan efektivitas pemantauan, analisis, dan penanganan sampah secara terintegrasi.
Inovasi ini menjadi bagian dari transformasi pengelolaan lingkungan yang terus Pemerintah Kota Semarang kembangkan. Menuju kota cerdas yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.
Keberhasilan tersebut menempatkan Kota Semarang sejajar dengan sejumlah kota dunia yang terkenal memiliki praktik terbaik dalam inovasi perkotaan, seperti Moskow, Wina, dan Bristol.
Prestasi internasional ini sekaligus memperkuat posisi Semarang sebagai salah satu kota di Indonesia. Yang mampu menghadirkan inovasi berstandar global melalui pemanfaatan teknologi untuk menjawab berbagai tantangan perkotaan.
Pemerintah Kota Semarang menegaskan akan terus memperkuat transformasi pembangunan melalui digitalisasi pelayanan publik. Peningkatan kualitas lingkungan, penguatan tata kelola pemerintahan, serta berbagai inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pengakuan dari Guangzhou Award 2026 menjadi bukti bahwa inovasi yang lahir dari Kota Semarang tidak hanya berdampak bagi warganya. Tetapi juga mendapat apresiasi dan menjadi inspirasi bagi kota-kota lain di tingkat internasional. (*)





