BLORA, beritajateng.tv — Suasana haru menyelimuti halaman SD Negeri 1 Gondang, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Puluhan ibu wali murid tak kuasa menahan air mata saat anak-anak mereka melakukan sungkem, bersujud di pangkuan sang ibu dalam peringatan Hari Ibu.
Momen penuh emosi itu digelar dalam rangka memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember. Sejak awal acara, suasana khidmat dan mengharukan sudah terasa ketika satu per satu siswa menghampiri ibunya, lalu bersimpuh dan memeluk erat.
Tangis pun pecah. Sejumlah ibu terlihat menyeka air mata, bahkan tak sedikit yang terisak saat anak mereka menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan maaf.
BACA JUGA: Berikut Rekomendasi Film Hari Ibu yang Penuh Haru, Wajib Nonton!
Salah satu wali murid, Prasinta Dewi, mengaku terharu dengan kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Hari Ibu tahun ini terasa sangat istimewa.
“Rasanya campur aduk. Terharu, bangga, dan sedih. Apalagi setelah sungkem, anak-anak juga menyuapi kami makan. Itu benar-benar menyentuh hati,” kata Prasinta, Senin, 22 Desember 2025.
Meski hanya digelar setahun sekali, kegiatan tersebut dinilai memiliki makna mendalam bagi para orang tua.
Guru Baca Puisi di Peringatan Hari Ibu
Suasana haru kian terasa ketika salah seorang guru membacakan puisi tentang kasih ibu, diiringi alunan musik sendu yang membuat emosi para wali murid semakin larut.
Setelah air mata mengalir, para ibu akhirnya tersenyum kembali saat anak-anak mereka menyuapi makanan dengan penuh kasih. Momen sederhana namun sarat makna itu menjadi penutup acara yang menghangatkan hati.
Kepala SD Negeri 1 Gondang, Sugito, menjelaskan peringatan Hari Ibu sengaja dilaksanakan lebih awal. Pasalnya, pada 22 Desember para siswa sudah memasuki masa libur sekolah.
BACA JUGA: Berikut Makna Hari Ibu yang Tidak Banyak Orang Tahu: Pentingnya Kesetaraan Gender
“Kegiatan ini kami gabungkan dengan pembagian rapor setelah siswa menyelesaikan ujian sekolah. Tujuannya agar nilai-nilai hormat dan kasih sayang kepada orang tua tetap tertanam sejak dini,” ujar Sugito.
Ia berharap, kegiatan tersebut tak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan mampu membentuk karakter siswa agar selalu menghargai pengorbanan orang tua, khususnya ibu, dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Hari Ibu di SD Negeri 1 Gondang pun menjadi bukti bahwa pendidikan tak hanya soal akademik, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan dan kasih sayang sejak bangku sekolah dasar. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





