Gaya Hidup

Jadi Momen Belajar Seni, Pengunjung Semarang Art Gallery Meningkat saat Nataru

×

Jadi Momen Belajar Seni, Pengunjung Semarang Art Gallery Meningkat saat Nataru

Sebarkan artikel ini
pameran di Semarang Art Gallery
Pengunjung saat memadati pameran di Semarang Art Gallery saat libur Nataru. Jumat, 26 Desember 2025. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta libur sekolah membawa dampak positif bagi kunjungan ke Semarang Art Gallery. Pameran seni rupa yang digelar bertepatan dengan masa liburan ini tercatat mengalami peningkatan jumlah pengunjung hingga dua kali lipat dibanding hari-hari biasa.

Staf Semarang Art Gallery, Wisnu Bhatara, mengatakan lonjakan pengunjung sudah terasa sejak awal libur Nataru. Menurutnya, waktu liburan menjadi momen tepat bagi masyarakat untuk mencari alternatif wisata yang lebih edukatif dan menenangkan.

“Karena berbarengan dengan libur Nataru dan libur sekolah, pengunjung memang lumayan meningkat. Daripada hari biasa, kira-kira bisa sampai dua kali lipat,” ujar Wisnu saat beritajateng.tv temui pada Jumat, 26 Desember 2025.

Ia menjelaskan, pada hari biasa atau weekday, jumlah pengunjung berada di kisaran 50 hingga 100 orang per hari. Namun saat memasuki masa liburan, angka tersebut meningkat signifikan dan bisa menembus lebih dari 100 pengunjung dalam sehari.

Tak hanya jumlah pengunjung yang bertambah, durasi kunjungan juga cenderung lebih lama. Banyak pengunjung terlihat menikmati karya satu per satu, berfoto, hingga berdiskusi di dalam ruang pamer. Wisnu menyebut ada beberapa titik yang menjadi favorit pengunjung.

“Salah satu spot yang paling pengunjung gemari itu di area belakang, di dekat karya yang ada di belakang saya. Di bagian atas bangunan juga cukup menarik perhatian,” katanya.

BACA JUGA: Wisata Seni saat Liburan, Semarang Art Gallery Hadirkan Pameran 50 Karya dari Lukisan-Patung Resin

Dari sisi demografi, komposisi pengunjung pun berubah selama liburan. Jika pada hari-hari biasa mahasiswa dan kalangan muda dominasi, saat libur Nataru justru banyak keluarga yang datang bersama anak-anak.

“Kalau liburan seperti ini kebanyakan keluarga. Tapi di hari biasa memang lebih banyak mahasiswa,” jelas Wisnu.

Ia juga menambahkan, komunitas akademik tetap menjadi bagian penting dari pengunjung pameran. Mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi kerap datang karena memiliki keterkaitan dengan bidang seni, desain, maupun pendidikan kreatif.

“Pasti ada dari komunitas mahasiswa. Mereka kan punya sistem pendidikan yang berhubungan dengan seni dan desain,” ujarnya.

Peningkatan jumlah pengunjung ini menunjukkan Semarang Art Gallery kian masyarakat minati sebagai destinasi wisata seni selama masa liburan. Selain menjadi ruang apresiasi karya, galeri seni juga berperan sebagai alternatif rekreasi yang memberi pengalaman visual dan edukatif bagi masyarakat lintas usia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Muhammad Masrofi, menargetkan kunjungan wisatawan selama periode Nataru mencapai 6 hingga 12 juta orang.

“Target pengunjung kita sekitar 12 juta. Estimasinya antara 6 sampai 12 juta wisatawan selama Nataru,” ujar Masrofi.

BACA JUGA: Sentuhan Seni dan Desain Elegan Warnai Pengalaman Menginap di Grand Candi Semarang

Berdasarkan data Disporapar, Kota Semarang tercatat sebagai daerah tujuan wisata paling diminati dengan total kunjungan mencapai 7,17 juta wisatawan sepanjang 2025. Tingginya angka tersebut didorong oleh keberadaan destinasi unggulan seperti Kota Lama Semarang, Pantai Marina, dan Masjid Agung Jawa Tengah.

“Kunjungan itu merupakan akumulasi wisatawan dari berbagai moda transportasi, baik bandara, pelabuhan, maupun stasiun kereta api,” pungkasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp