Petunia dan zinnia juga mendapat tempat istimewa. Kedua bunga terkenal mudah perawatan. Ketahanan terhadap kelembapan menjadi keunggulan utama.
Petunia cocok sebagai penghias pekarangan atau pot gantung. Zinnia terkenal kuat serta jarang terserang jamur.
Melati tetap mempertahankan status primadona. Aroma khasnya semakin kuat saat udara lembap. Banyak pemilik rumah memilih melati untuk halaman.
Keharuman alami menciptakan suasana tenang. Keindahan bunga putih menambah nilai estetika.
3. Bunga telang atau aparajita

Bunga telang atau aparajita mulai menarik perhatian lebih luas. Warna biru unik memberi kesan eksotis. Tanaman ini juga memiliki fungsi ganda. Selain hiasan, bunga telang berguna sebagai tanaman herbal. Tren multifungsi semakin diminati masyarakat.
BACA JUGA: Unik! Pemusik di Semarang Ini Koleksi 52 Varietas Tanaman Mint Terlengkap se-Indonesia
Akhirnya, bunga musim hujan menjadi simbol adaptasi serta kepraktisan. Kombinasi daya tahan dan keindahan menjadi kunci tren 2026.
Pecinta tanaman semakin cermat memilih koleksi. Musim hujan pun berubah menjadi momen pertumbuhan optimal. (*)





