SEMARANG, beritajateng.tv – Musim Super League 2025/2026 akhirnya resmi bergulir mulai Agustus hingga Mei 2026. Persib Bandung sebagai juara bertahan memiliki jadwal yang padat dan penuh tantangan. Bagi penggemar setia Maung Bandung dan Bobotoh yang penasaran, berikut jadwal Persib lengkap dari pekan pertama hingga akhir musim, dengan sorotan laga berat yang patut diantisipasi.
Awal Musim
Kick‑off dimulai pada 8 Agustus 2025 dengan menghadapi Semen Padang di Gelora Bandung Lautan Api pukul 15.30 WIB. Laga ini menjadi ujian pertama bagi Persib meski lawan bukan favorit musim lalu. Dua pekan berikutnya, laga away menantang tim Persijap Jepara pada 18 Agustus dan PSIM Yogyakarta pada 24 Agustus.
Kompetitor baru sering tampil penuh semangat, ini bisa menjadi jebakan emosional bagi Maung Bandung. 31 Agustus Persib menjamu Borneo FC menjelang akhir bulan pertama.
BACA JUGA: Achievement dari Piala AFF U23 2025, Jens Raven Jadi Top Skor, Ardiansyah Kiper Terbaik
Konsolidasi dan Ujian
September menghadirkan pertandingan penentu pada 12 September melawan Persebaya Surabaya, lalu kunjungan ke Arema FC pada 22 September. Kemudian, laga penutup melawan Persita Tangerang pada 27 September. Grup lawan dengan bentuk permainan fisik dan serangan balik yang kerap ketat.
Oktober menanti laga melawan rival kuat seperti PSM Makassar pada 5 Oktober, kemudian tandang ke PSBS Biak (17 Oktober), dan tandang terakhir berakhir di kandang sendiri melawan Persis Solo pada 27 Oktober. Semua laga ini menggambarkan kebutuhan rotasi cermat agar semua lini tetap prima.
Menjelang Libur SEA Games
November menghantarkan laga intensitas tinggi karena menjamu Bali United (1 November), tandang ke Malut United (9 November). Setelah itu, kembali ke GBLA untuk bertemu Dewa United (21 November), dan tandang ke Madura United (30 November) sebagai akhir putaran pertama sebelum jeda kompetisi karena SEA Games antara 1–19 Desember.
Babak Kedua di Januari 2026
Putaran kedua dimulai dengan laga tandang melawan Persik Kediri (5 Januari), baru kembali ke Bandung untuk duel leg pertama melawan rival abadi Persija Jakarta pada 11 Januari pukul 15.30 WIB. Duel ini selalu menjadi titik puncak rivalitas, penuh tensi dan gengsi yang sering kali melebihi tiga poin biasa.
Setelah itu, Persib menjamu PSBS Biak (25 Januari) dan bertolak ke kandang Persis Solo untuk putaran kedua putaran pertama (31 Januari).
Bulan-bulan Penentu Sisi Juara
Februari penuh jadwal padat karena harus menghadapi Malut United (6 Februari), tandang ke Borneo FC (16 Februari). Setelah itu, kembali ke Bandung lawan Persita (22 Februari), dan menutup bulan dengan home match melawan Madura United (26 Februari).
Maret tidak kalah sibuk. Persib akan melawan tandang Persebaya Surabaya (2 Maret) lalu home match kontra Persik Kediri (9 Maret).
April mempertaruhkan konsistensi. Jadwal Persib akan bertandang ke Semen Padang (5 April), menjamu Bali United (12 April), tandang ke Dewa United (20 April), home match atas Arema FC (24 April), lalu tandang ke Bhayangkara (30 April).
BACA JUGA: Gerald Vanenburg Memilih Rehat Sejenak Pasca Timnas U23 Kalah saat Final AFF U‑23
Penutup Musim
Menuju akhir musim, Mei menjadi bulan penentu. Persib menjamu PSIM Yogyakarta pada 4 Mei pukul 15.30 WIB, lalu leg kedua melawan Persija Jakarta di Jakarta pada 10 Mei pukul malam hari menjadi perhatian utama. Duel ini bukan hanya soal poin, tapi soal reputasi dan sejarah panjang rivalitas.
Terakhir, tandang ke kandang PSM Makassar pada 17 Mei, lalu menutup musim kandang menjamu Persijap Jepara pada 23 Mei, waktu belum ditentukan.
Laga Potensial Berat
Duel klasik melawan Persija pada 11 Januari dan 10 Mei bukan hanya bentrokan tim papan atas, tetapi juga pertaruhan gengsi. Selain itu, lawan seperti PSM Makassar, Persebaya Surabaya, dan Bali United sepanjang musim menuntut konsistensi dan mental juara. Beban padat di bulan awal seperti September-November juga bisa memicu kelelahan jika rotasi tidak akurat.
Para Bobotoh bisa menyiapkan diri menyambut setiap laga dengan penuh harap. Jadwal Persib yang padat menuntut fokus tinggi, dukungan penuh, dan strategi jitu dari tim pelatih. Mari bersama memberi semangat bagi Maung Bandung sepanjang musim ini! (*)





