Pelatih asal Brasil tersebut menyadari bahwa setiap pertandingan memiliki arti penting, terutama bagi Java United yang ingin membangun momentum sejak awal musim.
“Kami harus melupakan rasa lelah selama masa persiapan, karena poin di setiap laga adalah penting. Java United harus memaksimalkan kesempatan untuk mengawali liga dengan hasil positif,” ujarnya.
Di sisi lain, Garudayaksa FC datang ke Semarang dengan status sebagai tim promosi yang memiliki ambisi besar di kasta tertinggi.
Garudayaksa FC sebelumnya berhasil menjuarai Championship 2025-2026 dan memastikan tiket promosi ke BRI Super League 2026-2027.
Fabio Lefundes pun meminta anak asuhnya tidak hanya fokus kepada satu atau dua pemain Garudayaksa FC. Menurutnya, perubahan komposisi skuad membuat kekuatan lawan harus diantisipasi secara menyeluruh.
“Garudayaksa FC memiliki skuad yang jauh berbeda sejak kali terakhir mereka menjuarai Championship. Kami harus mewaspadai Garudayaksa FC secara keseluruhan sebagai tim,” tutur Fabio.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Java United FC tidak ingin terlena dengan status Garudayaksa FC sebagai tim promosi.
Sebaliknya, laga perdana justru dipandang sebagai ujian penting untuk mengukur sejauh mana persiapan Laskar Kepodang Emas selama beberapa bulan terakhir.
Pertandingan Java United vs Garudayaksa FC bukan sekadar pertandingan pembuka musim bagi Laskar Kepodang Emas.
Kehadiran Java United FC di Jawa Tengah membawa misi untuk ikut meramaikan atmosfer sepak bola di wilayah tersebut.
Selain mengejar prestasi di kompetisi, klub juga ingin membangun kedekatan dengan masyarakat dan pecinta sepak bola Jawa Tengah.
Semangat itu salah satunya diwujudkan melalui kebijakan harga tiket yang terjangkau.
Manajemen Java United FC menawarkan tiket pertandingan Java United vs Garudayaksa FC dengan harga Rp15.000.
Bagi suporter dan pencinta sepak bola Jawa Tengah yang ingin menyaksikan langsung pertandingan perdana Java United FC di Stadion Jatidiri, tiket tersebut masih dapat dibeli melalui laman resmi javaunited.com.





