Penanaman modal asing tetap stabil
Meskipun terdapat tantangan pada ekspor, Sakina memastikan bahwa kegiatan penanaman modal asing (PMA), termasuk dari perusahaan-perusahaan berbasis di Amerika, masih berjalan normal. Tidak ada penurunan signifikan dalam aktivitas investasi di sektor ekspor.
“Masih tetap berjalan. Perusahaan-perusahaan dari Amerika yang berorientasi ekspor ke AS masih aktif, terutama yang bergerak di sektor alas kaki dan garmen di wilayah Brebes, Jepara, Pemalang, Kendal, Salatiga, Pati, Boyolali, dan Pekalongan,” pungkasnya.
BACA JUGA: Jawa Tengah Terancam Kena Imbas Tarif Impor Trump, DPMPTSP: 41 Persen Ekspor Nonmigas ke AS
Sakina juga telah mengungkapkan bahwa realisasi investasi di Provinsi Jateng secara kumulatif sepanjang tahun 2025 sudah terkumpul Rp45,58 triliun dari PMA dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Lima negara yang mencatatkan realisasi investasi tertinggi ialah Singapura dengan Rp 5,87 triliun. Kemudian R.R Tiongkok Rp 5,42 triliun, lalu Hongkong Rp 4,46 triliun, Korea Selatan Rp 3,39 triliun, dan Samoa Barat Rp 0,83 triliun. (*)
Editor: Farah Nazila





