Ekbis

Jelang Imlek, Pedagang Baju Mandarin Cheongsam di Pecinan Semarang Malah Curhat: Omzet Turun 50 Persen

×

Jelang Imlek, Pedagang Baju Mandarin Cheongsam di Pecinan Semarang Malah Curhat: Omzet Turun 50 Persen

Sebarkan artikel ini
Baju Imlek
Lydia Trisjani Dewi, pemilik Lydia Fashion, salah satu toko yang menjual baju mandarin di Kawasan Pecinan Semarang. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

Lydia memang menjual berbagai jenis fesyen. Namun, saat mendekati momentum tahun baru Imlek seperti ini, ia akan menjual berbagai model baju Cheongsam. Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp200 ribu hingga Rp500 ribu.

“Tahun kemarin baju yang klasik sampai habis, yang beli dari karyawan kantor, pegawai bank. Tahun ini sampai sekarang belum ada,” ucapnya.

Lebih lanjut, untuk menyiasati turunnya penjualan di toko, Lydia lantas mencoba mencari peruntungan lain dengan berjualan secara online. Ia memanfaatkan media sosial untuk menjangkau pembeli dari luar Kota Semarang.

“Sekarang sama dibantu nge-live juga, biar ramai dan bisa kirim ke luar kota, menjangkau pasar lebih luas,” imbuhnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp