HeadlineJateng

Jumlah Pemudik Meningkat, Dorong Sektor Pariwisata Jateng

×

Jumlah Pemudik Meningkat, Dorong Sektor Pariwisata Jateng

Sebarkan artikel ini
Libur lebaran 2023
Libur lebaran 2023 diprediksi ada 10 juta wisatawan yang akan berlibur di Jateng. Senin (10/4/2023). (Ricky F/beritajateng.tv).

SOLO, beritajateng.tv – Selain berkumpul dan silaturahmi dengan keluarga, banyak yang mengisi momen libur Lebaran 2023 untuk menjelajahi tempat wisata. Tak heran, berbagai tempat wisata terkemuka kerap kali mengalami lonjakan pengunjung saat libur Lebaran.

Tidak terkecuali Provinsi Jawa Tengah. Memiliki 1.235 destinasi wisata dan 818 desa wisata, provinsi ini memiliki potensi yang cukup besar untuk menggaet wisatawan.

Saat ini berwisata sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. Momen libur Lebaran 2023 ini juga menjadi salah satu penyokong wisatawan yang akan berlibur di Jawa Tengah.

BACA JUGA: Jadi Destinasi Alternatif, Ketua Komisi B DPRD Jateng Ungkap Kelemahan Desa Wisata

Kabid Pemasaran Pariwisata Disporapar Jateng Setyo Irawan mengungkap langkah-langkah untuk menghadapi lonjakan wisatawan pada libur Lebaran 2023.

“Pertama, kami menghimbau, sosialisasi ke kabupaten/kota melalui dinas pariwisata setempat dan pengelola pariwisata agar menyiapkan sarana prasarana,” papar Setyo dalam dialog Aspirasi Jawa Tengah “Pariwisata Jawa Tengah Menghadapi Lebaran” di TATV Solo, belum lama ini.

Selain itu, standar operasional prosedur pada daya tarik wisata tidak luput menjadi perhatian. Hal tersebut mencakup akses jalan masuk, pembelian tiket, tempat ibadah, dan toilet. Semua jadi perhatian agar para wisatawan merasa nyaman.

BACA JUGA: Menjelang Akhir Libur Lebaran, Ribuan Wisatawan Padati Kawasan Kota Lama Semarang

Menurutnya, membeludaknya pengunjung di pintu masuk ataupun saat membeli tiket menjadi permasalahan pada tahun sebelumnya. Untuk itu, Disporapar Jateng mengerahkan pengelola destinasi untuk menjual tiketnya secara online agar tidak ada antrean panjang seperti tahun sebelumnya.

Potensi penumpukan pengunjung terjadi pada sejumlah destinasi wisata andalan seperti Dieng, Tawangmangu, dan Borobudur. Pihaknya telah memasang barcode TIC online pada tempat-tempat tersebut.

“Wisatawan bisa scan barcode TIC, kalau ada keluhan bisa langsung tersampaikan, pada pintu tiket ada scan barcode itu,” imbuhnya.

Kehadiran barcode TIC tersebut juga menyediakan informasi lainnya seperti info kuliner Jateng hingga live chat yang dapat membantu wisatawan.

Libur Lebaran jadi Super High Season Wisata Jateng

Lonjakan wisatawan saat libur Lebaran 2023 ini juga mendapat perhatian dari akademisi. Rektor Universitas Surakarta (UNSA) Astrid Widayani memberikan tanggapannya terkait potensi pariwisata Jateng saat libur Lebaran.

BACA JUGA: Gamplong Studio Alam, Destinasi Wisata Jogja ala Kota Vintage

“Kalau istilah pariwisata kan ada low season sama high season, kalau Lebaran itu super high season. Pada angka pesimis saja sudah sampai 9 juta wisatawan, apalagi pergerakan mobilitasnya 11 juta, ini angka yang tinggi tentunya,” ujar Astrid.

Tentunya ini memberikan dampak positif terhadap Jateng yang menjadi sasaran pemudik. Berbagai inovasi juga muncul seiring dengan bertambahnya wisatawan yang datang.

Astrid menyebut, salah satunya ialah dengan kehadiran penginapan atau hotel yang kini semakin bervariasi.

BACA JUGA: Gerbang Klangon Kulon Progo, Perahu Raksasa Penyambut Wisatawan Candi Borobudur

“Semakin banyak jumlah hotel yang kita lihat di Jateng, bahkan tipenya. Kalau dulu kan hotelnya sebatas gedung, kalau sekarang kan ada glamping. Kemudian ada pemilik yang menyewakan rumahnya, guest house, air bnb” ungkapnya.

Pihaknya menilai momen libur Lebaran 2023 ini tidak hanya untuk kumpul keluarga semata, namun juga menjadi ajang untuk menjelajahi destinasi wisata.

“Sekarang kan banyak tren ya, apalagi anak muda yang bepergian untuk vlog, nanti jadi konten,” tuturnya. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp