Gaya Hidup

Jutaan Views Tak Selalu Bagus, Ini Pesan Tajam Eka Gustiwana Soal Karya Viral

×

Jutaan Views Tak Selalu Bagus, Ini Pesan Tajam Eka Gustiwana Soal Karya Viral

Sebarkan artikel ini
Komposer Eka Gustiwana menjadi bintang tamu dalam podcast Raditya Dika, baru-baru ini. (YouTube/Raditya Dika)
Komposer Eka Gustiwana menjadi bintang tamu dalam podcast Raditya Dika, baru-baru ini. (YouTube/Raditya Dika)

Konten Mendalam Lebih Bernilai daripada Sekadar Viral

Eka Gustiwana juga menyoroti pentingnya koneksi emosional antara konten dan penontonnya. Ia lebih menghargai karya yang punya dampak mendalam, meski hanya ditonton ribuan orang, dibanding karya viral yang menimbulkan kontroversi atau tidak membekas.

“Konten yang ditonton 10.000 orang tapi meninggalkan kesan mendalam, jauh lebih berarti daripada video ditonton sejuta tapi penuh komentar negatif,” ujarnya.

Eka mencontohkan pengalamannya membuat konten bertema Dungeons & Dragons. Meski jumlah penontonnya tidak besar, namun banyak yang datang langsung menyampaikan apresiasi secara personal.

“Ada yang datang ke mal bilang, ‘Terima kasih atas DnD-nya, saya jadi lebih paham soal ini.’ Itu buat gue priceless. Itu yang bikin puas,” kata Eka.

Viralitas Tak Menjamin Keberlanjutan Karier

Lebih lanjut, Eka menjelaskan bahwa viralitas instan tidak menjamin keberlangsungan karier jangka panjang. Ia menekankan pentingnya membangun karya yang autentik dan bisa meninggalkan jejak emosional bagi audiens.

“Kalau lo cuma viral tapi nggak punya ikatan dengan penonton, lo nggak bisa membangun karier yang panjang. Karena lo tidak meninggalkan apa-apa selain angka,” tegasnya.

BACA JUGA: Sinopsis Catatan Harian Menantu Sinting, Fim Raditya Dika dan Ariel Tatum jadi Pasutri yang Lucunya Pake Abis!

Raditya Dika yang mewawancarainya pun setuju dengan pandangan tersebut. Ia mengatakan bahwa apresiasi terhadap karya lebih memuaskan dibanding popularitas sesaat atau sensasi.

“Kalau ada yang datang dan bilang suka sama karya gue, itu yang paling gue hargai,” kata Raditya. Eka pun menimpali, “Berarti lo juga seniman. Karena lo tetap mengutamakan karyanya, bukan sensasinya.” (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan lainnya lewat WhatsApp Channel beritajateng.tv dengan klik tombol berikut:
Gabung ke Saluran

Tinggalkan Balasan