DEMAK, beritajateng.tv – Pemerintah Kabupaten DEMAK kembali memperoleh predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Provinsi Jawa Tengah.
Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan BPK Provinsi Jawa Tengah menggelar acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP). Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2022, pada Jumat (10/5/2023).
Kepala BPK Provinsi Jawa Tengah, Hari Wiwoho memimpin penyerahan LHP secara langsung. Terdapat 8 pemerintah daerah terpilih yaitu Demak, Banyumas, Purworejo, Batang, Rembang, Boyolali, Pemalang dan kota Salatiga.
Atas laporan keuangan Delapan pemerintah daerah (pemda) tersebut. BPK Jateng memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atau unqualified opinion.
“Selamat atas pencapaian ini, bahwa kabupaten dan kota ini dapat mempertahankan predikat WTP. Semoga dapat memberikan dorongan dan motivasi untuk terus memperbaiki pengelolaan agar lebih baik, transparan dan akuntabel. ” terang Hari Wiwoho saat membacakan sambutan di Kantornya.
Sementara itu, menurut Bupati Demak Eistianah mewakili Tujuh Pemda yang mendapatkan predikat WTP. Ia mengapresiasi positif kepada BPK Provinsi Jawa Tengah atas kerja samanya selama ini yang sudah di bangun. Sinergisitas seluruh Pemda di Jawa Tengah hingga tercapai harapan yang inginkan. Dalam hal ini tata kelola pemerintahan di anggap berhasil di lihat dari beberapa indikator.
Pertama, Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) yang di nilai oleh Kementrian Dalam Negeri.
Tolak ukur atau indikator kedua adalah, lanjut Eistianah sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP). Yang di nilai oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Dan yang terakhir adalah Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).
Indikator Pendukung Predikat Opini WTP dari BPK Provinsi Jawa Tengah
” Jika tiga indikator mendapatkan hasil baik, itu merupakan indikasi bahwa daerah di anggap berhasil mengelola pemerintahan dengan baik. Maka dari itulah, opini dari BPK sangat berpengaruh pada citra pemerintah. Butuh perjuangan, kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas dari seluruh elemen. Sinergitas dan kolaborasi mutlak berjalan,” tutur Bupati Demak.
Untuk ke Tujuh kalinya mendapatkan predikat WTP, orang nomor satu di pemerintahan Kabupaten Demak ini mengaku jika akan terus bekerja secara maksimal. Melakukan berbagai percepatan, menindaklanjuti setiap rekomendasi dan selalu melakukan perbaikan agar good and clean Goverment dapat terwujud.
“Kami yakin bahwa saat kita disiplin mematuhi aturan yang berlaku, kita sedang menciptakan perubahan di muka bumi,” pungkas Eistianah.(*)
Editor: Elly Amaliyah





