Jateng

Kejar Target 20 Ribu Rumah Masyarakat Penghasilan Rendah, HIMPERRA Jateng: Kendala Kredit-Izin Lahan

×

Kejar Target 20 Ribu Rumah Masyarakat Penghasilan Rendah, HIMPERRA Jateng: Kendala Kredit-Izin Lahan

Sebarkan artikel ini
Rumah MBR
Ilustrasi rumah subsidi. (Foto: Dok. Bank Jateng)

“Subsidi dari pemerintah itu berupa bunga. Jadi kalau ada kenaikan, ԁitanggung pemerintah sehingga bunganya tetap flat 5 persen,” jelas Ari.

Tak hanya soal pembiayaan, pengembang juga menghadapi persoalan ketersediaan lahan akibat aturan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan Lahan Baku Sawah (LBS).

BACA JUGA: Program Rumah Subsidi Bantu Ribuan ASN MBR di Pati Wujudkan Hunian Layak

Ari mengaku sejumlah proyek perumahan terhambat karena lahan yang sebelumnya bisa ԁibangun mendadak masuk kawasan perlindungan sawah.

“Sekarang sawah tidak bisa jadi perumahan, ini masalah besar. Kadang izin sudah ada, tapi tiba-tiba lahannya masuk LSD atau LBS sehingga tidak bisa ԁibangun,” ungkapnya.

Menurut Ari, kebutuhan pangan dan perumahan sama-sama menjadi kebutuhan dasar masyarakat sehingga ԁiperlukan solusi agar program pembangunan rumah subsidi tetap berjalan tanpa mengganggu ketahanan pangan. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp