Jateng

Kejar Tenggat Desember 2025, DPU Binmarcipka Jateng Kebut Betonisasi Jalan Majapahit 150 Meter Per Hari

×

Kejar Tenggat Desember 2025, DPU Binmarcipka Jateng Kebut Betonisasi Jalan Majapahit 150 Meter Per Hari

Sebarkan artikel ini
betonisasi jalan
Kepala Bidang (Kabid) Pelaksana Jalan Wilayah Timur DPU Binmarcipka Jawa Tengah, Agus Apriyanto, saat dijumpai langsung di kantornya, Selasa, 26 Agustus 2025. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

“Artinya kan deviasi itu sudah naik positif 5,652 persen, sudah bagus track record-nya, irama pekerjaan atau pengentasan itu sudah tercapai, tiap hari 150 meter itu sudah bisa tercapai,” sambung Agus.

Empat bulan menuju Desember 2025, Agus menjelaskan lebih lanjut perihal progres betonisasi Jalan Brigjen Sudiarto.

“Di sisi awal itu, sisi tengah, sudah 500 meter kanan-kiri. Terus yang di ujung sana juga sekitar 700 meter kanan-kiri, jadi kami nanti tinggal lanjut. Mungkin dalam waktu dekat kami akan buka dari awal satu kiri lagi. Mungkin yang beton lama kan sudah bisa buat lewat, kami akan buka sebelahnya lagi,” jelas dia.

Ungkap kondisi jalan Brigjen Sudiarto yang terus berlubang dan bergelombang meskipun sering dapat perbaikan

Sebelum akhirnya dibetonisasi, Agus mengungkapkan kondisi ruas Jalan Brigjen Sudiarto yang aspalnya kerap bergelombang. Agus menuturkan, kendaraan muatan berat kerap kali melintas di jalan tersebut.

“Sebelum dibetonisasi yang di perempatan traffic light Fatmawati punya beban kejut yang sangat besar. Itu aspalnya sering gelombang-geombang, itu sudah berapa kali cold milling, kami kupas, kami ambil lagi, akhirnya balik kayak gitu lagi,“ terangnya.

Tak hanya itu, Agus juga mengungkap kondisi beton aspal jalan tersebut yang sudah tua.

“Berkali-kali terus itu terjadi, di samping itu juga beton aspal lainnya sudah tua, kalau hujan sering lubang. Jadi memang parah di situ dan itu kan wajah ibu kota provinsi, wajah Kota Semarang dari arah timur,” sambung Agus.

Kerjakan perbaikan jalan di malam hari untuk cegah kecelakaan pengendara

Agus menegaskan, pihaknya telah menyiapkan langkah pengawasan agar proses betonisasi tetap aman bagi pengendara yang melintas di jalan tersebut. Ia menyebut telah melakukan sosialisasi jauh hari sebelum pekerjaan mulai.

“Kami sudah sosialisasi, kami undang semuanya, kami sudah kasih rambu-rambu, kami undang dari Polda, Polres, Polsek, semua kami undang di Bina Marga. Kami sampaikan bahwa di situ ada pekerjaan, maka tolong hati-hati dalam berkendaraan,” ungkap Agus.