BLORA, beritajateng.tv – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan Pelatihan Sistem Informasi (SI) dan Tournament Planner (TP) di Hotel Mustika Blora, Sabtu, 30 Maret 2024.
Acara ini diikuti oleh pengurus PBSI Kabupaten/Kota se-Pati Raya, yaitu Pati, Kudus, Jepara, dan Rembang.
Sekretaris PBSI Jawa Tengah, Iswoyo, menyampaikan bahwa Rakorwil dan Pelatihan SI dan TP ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi dan koordinasi antar pengurus PBSI di wilayah Pati Raya.
“Acara ini juga untuk memberikan pelatihan dan edukasi tentang penggunaan SI dan TP kepada pengurus dan admin PBSI di wilayah Pati Raya,” kata Iswoyo dalam sambutannya.
Kepala Dinas Dinporabudpar Blora, Iwan S, menyampaikan bahwa SI dan TP merupakan alat penting untuk mendukung pembinaan dan pengembangan atlet bulu tangkis di Jawa Tengah.
“SI berguna untuk mendata atlet, pelatih, dan official PBSI di seluruh Jawa Tengah. Sedangkan TP berguna untuk merencanakan dan menyelenggarakan pertandingan bulu tangkis,” kata Iwan.
Iwan juga menekankan pentingnya koordinasi antar pengurus PBSI di wilayah Pati Raya dalam upaya meningkatkan prestasi di wilayah tersebut.
“Bulu tangkis merupakan cabang olahraga kompetitif. Untuk itu, perlu koordinasi yang baik antar pengurus PBSI di wilayah Pati Raya agar dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi,” kata Iwan.
Upgrade atlet bulu tangkis, para stakeholder berupaya melakukan pembinaan
Agus Salim, Korwil PBSI Pati Raya, berharap setiap wilayah di Pati Raya dapat mengadakan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) bulu tangkis secara rutin.
“Kudus sudah tiga kali mengadakan Kejurkab dalam setahun. Hal ini patut kita contoh oleh wilayah lain di Pati Raya,” kata Agus.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Blora menambahkan bahwa pola pembinaan di provinsi lain, seperti Jawa Timur, dapat menjadi contoh bagi Jawa Tengah.
“Di Jawa Timur, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) berlangsung setiap dua tahun sekali dengan membatasi usia atlet untuk mencari bibit atlet muda,” kata Setiyono.
Ia menambahkan, Kudus menjadi salah satu daerah yang patut mendapat apresiasi dalam hal prestasi bidang bulu tangkis. Harapannya, prestasi tersebut bisa tertular ke daerah lainnya.
“Saya usulkan kalau bisa jangan hanya Kejurkab sampai tiga kali, Kejurwil. Paling tidak Kabupaten di Pati Raya bisa di bawah Kudus”, jelas Setiyono.
Acara Rakorwil dan Pelatihan SI dan TP Pengprov PBSI Jateng dapat meningkatkan sinergi antarpengurus PBSI di wilayah Pati Raya. Selain itu, meningkatkan pemahaman tentang penggunaan SI dan TP untuk mendukung pengembangan atlet bulu tangkis di wilayah tersebut. (*).
Editor: Andi Naga Wulan.





