Jateng

Kerja Sama Polines-Guizhou Dibuka, PDAM Semarang Incar Teknologi Air Limbah Berkelas Dunia

×

Kerja Sama Polines-Guizhou Dibuka, PDAM Semarang Incar Teknologi Air Limbah Berkelas Dunia

Sebarkan artikel ini
Kerja Sama Polines-Guizhou Dibuka, PDAM Semarang Incar Teknologi Air Limbah Berkelas Dunia
PDAM Tirta Moedal Semarang Jalin Kerja Sama dengan Polines-Guizhou Tiongkok. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Perumda Air Minum (PDAM) Kota Semarang mulai menyiapkan langkah besar dalam pengembangan teknologi pengelolaan air menggandeng Politeknik Negeri Semarang (Polines) dan institusi pendidikan vokasi di Provinsi Guizhou, Tiongkok.

Lewat kerja sama Polines-Guizhou, PDAM Semarang membidik transfer teknologi untuk memperkuat sistem pengolahan air limbah hingga pengembangan pembangkit listrik tenaga air (hydropower).

Kolaborasi tersebut menjadi peluang strategis bagi PDAM Kota Semarang untuk meningkatkan kapasitas teknologi. Sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri.

Direktur Utama PDAM Kota Semarang, Ady Setiawan menyambut baik kerja sama internasional tersebut, karena sejalan dengan rencana pengembangan layanan yang tengah perusahaan siapkan.

“Hari ini kami mendapat undangan Polines yang sedang menjalin kerja sama dengan institusi pendidikan vokasi di Guizhou, Tiongkok. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha ini menjadi peluang yang sangat baik untuk mendukung pengembangan teknologi di PDAM,” ujar Wawan, sapaan akrabnya, Kamis, 16 Juli 2026.

Menurutnya, dalam waktu dekat PDAM Kota Semarang akan mendapat mandat untuk mengelola instalasi pengolahan air limbah (wastewater treatment). Sekaligus mengembangkan potensi pembangkit listrik tenaga air di kawasan Waduk Jatibarang. Karena itu, dukungan teknologi dari mitra luar negeri menjadi kebutuhan penting.

“Kerja sama ini sangat relevan dengan program yang sedang kami siapkan. Kami akan segera menindaklanjuti penyusunan konsep kerja sama melalui Polines. Khususnya terkait pengelolaan sumber daya air dan hydropower,” jelasnya.

Selain memperoleh akses terhadap teknologi yang lebih modern, PDAM juga membuka kesempatan bagi mahasiswa Polines maupun mahasiswa dari Guizhou untuk menjalani program magang industri di Kota Semarang.

“Kami ingin menyerap teknologi yang mereka miliki. Sebagai timbal balik, mahasiswa dari Polines maupun Guizhou juga dapat belajar langsung melalui program magang di PDAM Kota Semarang,” katanya.

BACA JUGA: Agustina Respons Air PDAM Semarang yang Mati Berhari-hari, Minta Dewas Turun Lakukan Analisa 

Wawan menilai, manfaat terbesar dari kerja sama tersebut adalah percepatan transfer teknologi, terutama pada sektor pengolahan air limbah yang masih memerlukan banyak pengembangan di Indonesia.

“Yang paling penting adalah transfer teknologinya. Terus terang, kita masih perlu banyak belajar, khususnya dalam pengolahan air limbah agar lebih modern dan efisien,” ungkapnya.

Ke depan, teknologi tersebut diharapkan mampu mengubah air limbah menjadi sumber air baku yang aman untuk di olah kembali. Bahkan, bukan tidak mungkin hasil pengolahannya dapat memenuhi standar sebagai bahan baku air minum.

“Harapan kami, teknologi ini nantinya mampu mengolah air limbah menjadi air baku, bahkan berpotensi menjadi air yang layak diproses sebagai air minum. Itu menjadi salah satu target pengembangan kami ke depan,” pungkasnya. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp