SEMARANG, beritajateng.tv – Marcus Rashford tengah menikmati masa gemilangnya bersama Barcelona setelah bergabung dengan status pinjaman dari Manchester United.
Sejak kedatangannya di Camp Nou, pemain asal Inggris itu langsung tampil impresif, hingga membuat rekan setim barunya, Wojciech Szczesny, menyebut MU telah melakukan kesalahan besar dengan melepasnya.
Kiper asal Polandia itu menilai Rashford sebagai pemain yang “tak terbendung” dan mengaku senang bisa bermain satu tim dengannya.
Ia bahkan menyebut telah lama mengagumi kemampuan Rashford sejak masih berkarier di Premier League.
Barcelona berhasil mendapatkan Rashford dengan status pinjaman dengan opsi pembelian permanen pada akhir musim sekitar 30 juta pound.
BACA JUGA: Barcelona Terpuruk, Pedri Dipastikan Menepi Akibat Cedera Hamstring Hingga Pertengahan Desember
Sejauh ini, Rashford sudah mencetak lima gol pada semua kompetisi, menandai awal yang menjanjikan.
Rashford Sulit Dihentikan
Szczesny menilai Rashford sebenarnya bisa mencetak lebih banyak gol. Menurutnya, performa Rashford saat latihan menunjukkan potensi luar biasa.
“Dalam latihan, ketika dia sedang dalam kondisi terbaik, dia benar-benar mustahil dihentikan,” ujar Szczesny.
Ia menambahkan bahwa jika Rashford lebih sering memanfaatkan kaki kanannya, ia akan menjadi penyerang yang sangat berbahaya di lapangan.
Pujian Tinggi dari Szczesny
Szczesny tanpa ragu memuji kemampuan rekan setim barunya itu. Pernah berhadapan dengan Rashford di Premier League, ia menganggap sang pemain sebagai sosok yang komplet.
BACA JUGA: Eric Garcia Ungkap Rasa Syukur Bisa Dilatih Hansi Flick di Barcelona
“Marcus adalah pemain luar biasa. Saya suka gaya bermainnya yang langsung menusuk dan selalu berkontribusi besar dalam mencetak gol,” ujar Szczesny dalam wawancaranya dengan kanal YouTube resmi Barcelona.
Ia juga menambahkan, “Saya sudah tahu sejak dia berusia 18 atau 19 tahun bahwa dia adalah pemain spesial.”
Rashford Bahagia di Barcelona
Rashford sendiri mengaku bahagia dan ingin bertahan permanen di Barcelona. Dalam wawancara bersama ESPN, ia menyebut bahwa bermain untuk klub sebesar Barca adalah kehormatan besar.
“Saya sangat menikmati waktu saya di sini. Bagi siapa pun yang mencintai sepak bola, bermain untuk Barcelona adalah mimpi besar,” ungkapnya.
Butuh Angin Baru
Rashford menilai kepindahannya ke Barcelona merupakan keputusan yang tepat setelah terlalu lama membela Manchester United.
“Saya sudah menghabiskan hampir seluruh hidup saya di MU, sekitar 23 hingga 24 tahun. Kadang, Anda hanya butuh perubahan suasana,” ujarnya.
Penyebab kepergiannya adalah hubungan yang tidak terlalu baik dengan pelatih Ruben Amorim, yang mulai kecewa dengan performanya saat membela Manchaster United.
Sebelum bergabung dengan Barca, Rashford sempat menjalani masa pinjaman singkat di Aston Villa musim lalu.
Kini, Marcus Rashford tampak kembali menemukan ritme dan kebahagiaan dalam kariernya, sementara di sisi lain, Manchester United mungkin mulai menyesali keputusan untuk melepaskan salah satu pemain terbaik yang pernah mereka miliki.(*)





