Jateng

Keselamatan Pemudik Harus Diutamakan, Ketua DPRD Jateng Minta Pemprov Segera Perbaiki Jalan Rusak

×

Keselamatan Pemudik Harus Diutamakan, Ketua DPRD Jateng Minta Pemprov Segera Perbaiki Jalan Rusak

Sebarkan artikel ini
sumanto
Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Sumanto usai menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Jawa Tengah ke-16 di Hotel MG Setos, Kota Semarang, Jumat, 23 Januari 2026 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG – Ketua DPRD Jateng meminta Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota segera memperbaiki jalan rusak dan berlubang yang ada di provinsi ini. Perbaikan tersebut penting karena tak lama lagi memasuki bulan Ramadhan dan masa mudik Idul Fitri. Terlebih Jateng selama ini banyak menjadi tujuan para pemudik.

“Sebentar lagi akan memasuki puasa dan Lebaran. Tentunya yang diharapkan masyarakat jalan-jalan perlu diperbaiki, minimal tak banyak jeglongannya,” katanya, belum lama ini.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menambahkan, perbaikan jalan rusak penting untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan para pemudik. Kondisi infrastruktur jalan, lanjutnya, harus menjadi perhatian serius Pemprov Jateng, mengingat volume kendaraan bakal meningkat signifikan saat mudik Lebaran.

BACA JUGA: Ketua DPRD Jateng Dorong Peran Pemuda dalam Regenerasi Kepemimpinan Daerah

“Jateng ini banyak menjadi tujuan dan titik lelah para pemudik. Jalan berlubang dan rusak berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pemudik dari luar daerah yang belum mengenal kondisi jalan di Jateng,” katanya.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar tersebut mengatakan, kerusakan jalan masih ditemukan pada jalur pantura, jalur selatan, maupun jalur penghubung antar-kabupaten/kota. Menurutnya, perbaikan darurat seperti penambalan lubang perlu segera Pemprov lakukan sembari menunggu perbaikan permanen.

Ketua DPRD Jateng Sumanto.
Ketua DPRD Jateng Sumanto. (Humas DPRD Jateng)

Ketua DPRD Jateng dorong Pemprov petakan kerusakan jalan

Sumanto juga meminta Pemprov untuk memetakan titik-titik rawan kerusakan yang kerap menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas. Selain perbaikan fisik, pemasangan rambu peringatan penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan.

“Keselamatan para pemudik ini harus menjadi prioritas utama. Kami berharap Pemprov bisa bergerak cepat agar saat puncak arus mudik nanti, kondisi jalan sudah lebih layak dan aman,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, mengakui saat ini ada banyak jalan berlubang di kabupaten/kota wilayahnya. Luthfi menyinggung Jateng sebagai titik tengah yang strategis saat arus mudik dan balik Idul Fitri nanti.

BACA JUGA: Ketua DPRD Jateng Sumanto Ajak Generasi Muda Bikin Konten Kreatif Berbasis Budaya

Ia pun mengarahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jateng untuk melakukan evaluasi jalan rusak bersama Dinas PU di tingkat kabupaten/kota, sekaligus memetakan mana jalan provinsi maupun kabupaten/kota yang mengalami kerusakan.

“Saat lebaran nanti pada arus mudik dan balik, Jawa Tengah menjadi sentra gravity nasional. Mulai saat ini di bawah kendali Dinas PUPR segera melakukan evaluasi dengan PU Kabupaten Kota. Mana jalan provinsi, mana jalan nasional, mana jalan kabupaten,” kata Luthfi.

Gubernur tak ingin ada komplain dari masyarakat

Gubernur juga meminta agar tak ada jalan berlubang lagi sejak satu bulan sebelum Lebaran. Ia memerintahkan seluruh jalan berlubang, baik jalan provinsi atau kabupaten/kota, sudah rampung perbaikannya saat bulan puasa masih berlangsung.

“Prinsip selama hampir satu bulan ini menjelang lebaran, tidak ada lagi, kami pastikan tidak ada lagi jalannya berlubang,” tegasnya.

Pihaknya pun tak ingin lagi ada komplain dari masyarakat perihal kerusakan maupun jalan berlubang di Jawa Tengah.

“Seluruh jalur yang akan pemudik lalui harus dipastikan clear untuk tidak ada komplain bagi masyarakat lokal maupun masyarakat yang keluar dan masuk wilayah Jawa Tengah,” imbuhnya.

Untuk menindaklanjuti arahan itu, Luhtfi meminta Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, sekaligus kepala daerah setempat untuk segera bertindak. Tak hanya untuk persiapan lebaran, Luthfi menginstruksikan agar seluruh jalan di provinsinya tak ada yang berlubang jelang retret bupati/wali kota. Ia mengungkap curah hujan ekstrem menjadi penyebab banyaknya jalan berlubang di kabupaten/kota. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp