Langkah tersebut bertujuan menjaga kelestarian mata air agar tetap mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga generasi mendatang.
“Tradisi Saparan ini menjadi komitmen bersama warga untuk terus menjaga dan merawat kelestarian lingkungan Umbul Songo demi keberlangsungan hidup anak cucu nanti,” tegasnya.
Melalui Kirab Budaya Merti Dusun Sleker, masyarakat tidak hanya merawat tradisi dan memperkuat kebersamaan. Akan tetapi, juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kelestarian sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan.
Perpaduan budaya dan konservasi tersebut menjadikan tradisi ini tetap relevan di tengah tantangan perubahan lingkungan saat ini. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





