Pada gim kedua, tim Indonesia menurunkan susunan hero Lapu-Lapu, Hilda, Yi Sun-shin, X.Borg, dan Pharsa.
Adapun Singapura memilih Kimmy, Lancelot, Gatotkaca, Yu Zhong, serta Leomord sebagai jawaban dari draft pick Indoneisa.
Saat pertandingan berlangsung, Singapura tampil lebih solid dan penuh kepercayaan diri. Mereka mampu mengendalikan jalannya laga dengan mengamankan dua objektif Turtle hingga menit kedelapan, sehingga unggul sekitar 2.000 gold atas Indonesia.
Arah pertandingan kemudian berubah signifikan. Tim Indonesia mampu mengambil alih kendali setelah memenangkan team fight penting di Mid Lane pada menit kesembilan.
Keunggulan itu semakin dominan ketika Indonesia berhasil mengamankan Lord pada menit ke-11.
Situasi semakin sulit bagi Singapura pada menit ke-13 usai empat pemain mereka gugur dalam satu momen pertarungan.
Kondisi tersebut timnas manfaatkan untuk melancarkan serangan cepat dan meruntuhkan base lawan hanya dalam waktu satu menit.
Pada gim kedua ini, permainan agresif Aran yang menggunakan hero Lapu-Lapu menjadi pusat perhatian. Ia tampil gemilang dengan catatan lima kill dan lima assist, sekaligus menjadi MVP pada Match tersebut.(*)