Gaya Hidup

Kosmos Semarang Gelar Aksi Sosial, Santuni 350 Anak Panti Asuhan

×

Kosmos Semarang Gelar Aksi Sosial, Santuni 350 Anak Panti Asuhan

Sebarkan artikel ini
Kosmos Semarang Gelar Aksi Sosial, Santuni 350 Anak Panti Asuhan
Penyerahan santunan kepada ratusan anak-anak panti asuhan oleh Komunitas Mobil Semarang (Kosmos) di Balai Kota Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

“Anak-anak kami ajak jalan-jalan menggunakan mobil komunitas supaya mereka bisa merasakan suasana berbeda, tidak hanya berada di panti saja,” jelas Bara.

Selain memberikan santunan uang kepada anak-anak, Kosmos juga menyalurkan bantuan untuk masing-masing panti asuhan. Dana kegiatan ini dihimpun secara gotong royong dari para anggota komunitas.

Menurut Bara, sebagian dana berasal dari iuran anggota, kontribusi komunitas mobil yang tergabung dalam Kosmos, serta donasi dari anggota yang memiliki usaha.

Saat ini Kosmos menaungi sekitar 86 komunitas mobil yang ada di Kota Semarang. Setiap komunitas memiliki jumlah anggota yang berbeda-beda, mulai dari puluhan hingga ratusan orang.

“Kosmos ini menaungi sekitar 86 komunitas mobil di Semarang. Ada komunitas yang anggotanya seratus orang, bahkan ada yang sampai lima ratus orang,” katanya.

Selain kegiatan santunan Ramadan, Kosmos juga aktif menggelar berbagai aksi sosial lainnya sepanjang tahun. Komunitas ini kerap menggalang dana untuk membantu korban bencana alam maupun masyarakat yang membutuhkan.

“Kalau ada bencana seperti banjir di Semarang atau bencana di daerah lain, kami juga mengumpulkan bantuan dari anggota untuk disalurkan kepada korban,” ujar Bara.

Apresiasi dari Pemkot Semarang

Wakil Wali Kota Semarang sekaligus Pembina Kosmos Semarang, Iswar Aminuddin, menilai kegiatan sosial yang komunitas otomotif tersebut menunjukkan bahwa komunitas kendaraan tidak hanya identik dengan hobi. Tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Komunitas ini menunjukkan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial. Kami ingin komunitas menjadi bagian dari upaya bersama dalam membantu masyarakat dan mengurangi persoalan sosial,” kata Iswar.

Ia juga berharap komunitas mobil di Semarang dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam berbagai kegiatan sosial maupun kemanusiaan.

Menurutnya, Kota Semarang memiliki posisi strategis sebagai simpul transportasi, terutama sejak jalur tol di kawasan Pantura berkembang pesat. Hal tersebut membuat mobilitas masyarakat di kota ini semakin tinggi, termasuk saat musim mudik Lebaran.