Gaya Hidup

Kosmos Semarang Gelar Aksi Sosial, Santuni 350 Anak Panti Asuhan

×

Kosmos Semarang Gelar Aksi Sosial, Santuni 350 Anak Panti Asuhan

Sebarkan artikel ini
Kosmos Semarang Gelar Aksi Sosial, Santuni 350 Anak Panti Asuhan
Penyerahan santunan kepada ratusan anak-anak panti asuhan oleh Komunitas Mobil Semarang (Kosmos) di Balai Kota Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Komunitas Mobil Semarang (Kosmos) menggelar bakti sosial menyalurkan santunan kepada 350 anak panti asuhan di Ibu Kota Jawa Tengah.

Ratusan anak dari berbagai panti asuhan di Kota Semarang berkumpul dalam satu acara penuh kebahagiaan bersama anggota Kosmos di Balai Kota Semarang.

Sebanyak 350 anak panti asuhan itu menikmati berbagai kegiatan hiburan sekaligus menerima santunan dalam program bertajuk Kosmos Because We Care.

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian para anggota komunitas mobil terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Ketua Umum Kosmos Semarang, Adi Baskara Perwira, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin Kosmos setiap bulan Ramadan.

BACA JUGA: Iswar Aminuddin Dikukuhkan Sebagai Pembina Komunitas Mobil Semarang (KOSMOS)

Melalui kegiatan ini, para anggota komunitas ingin berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami sebagai komunitas mobil di Semarang. Kami mengundang 350 anak dari beberapa panti asuhan untuk datang ke sini, bersenang-senang bersama. Mendapatkan hiburan, hadiah, dan juga santunan,” kata Bara, sapaannya di sela acara.

Kosmos mengundang anak-anak dari tujuh panti asuhan yang berada di wilayah Semarang dan sekitarnya.

Untuk memudahkan mobilisasi, panitia memilih panti dengan jumlah anak yang cukup banyak sehingga proses penjemputan dapat dilakukan secara lebih efektif.

“Kami memilih tujuh panti asuhan dengan jumlah anak yang cukup banyak, sekitar 70 sampai 80 anak setiap panti. Jadi mobilisasi lebih mudah karena kami juga menyediakan kendaraan untuk menjemput mereka,” ujarnya.

Para anggota Kosmos bahkan menurunkan kendaraan komunitas mereka untuk menjemput anak-anak dari panti asuhan.

Sebagian komunitas mengirimkan mobil pribadi, sementara yang lain menyediakan bus untuk membawa rombongan anak-anak menuju lokasi kegiatan.

Tak hanya menghadirkan hiburan di lokasi acara, panitia juga mengajak anak-anak berkeliling menggunakan mobil komunitas. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman baru yang menyenangkan bagi mereka.

“Anak-anak kami ajak jalan-jalan menggunakan mobil komunitas supaya mereka bisa merasakan suasana berbeda, tidak hanya berada di panti saja,” jelas Bara.

Selain memberikan santunan uang kepada anak-anak, Kosmos juga menyalurkan bantuan untuk masing-masing panti asuhan. Dana kegiatan ini dihimpun secara gotong royong dari para anggota komunitas.

Menurut Bara, sebagian dana berasal dari iuran anggota, kontribusi komunitas mobil yang tergabung dalam Kosmos, serta donasi dari anggota yang memiliki usaha.

Saat ini Kosmos menaungi sekitar 86 komunitas mobil yang ada di Kota Semarang. Setiap komunitas memiliki jumlah anggota yang berbeda-beda, mulai dari puluhan hingga ratusan orang.

“Kosmos ini menaungi sekitar 86 komunitas mobil di Semarang. Ada komunitas yang anggotanya seratus orang, bahkan ada yang sampai lima ratus orang,” katanya.

Selain kegiatan santunan Ramadan, Kosmos juga aktif menggelar berbagai aksi sosial lainnya sepanjang tahun. Komunitas ini kerap menggalang dana untuk membantu korban bencana alam maupun masyarakat yang membutuhkan.

“Kalau ada bencana seperti banjir di Semarang atau bencana di daerah lain, kami juga mengumpulkan bantuan dari anggota untuk disalurkan kepada korban,” ujar Bara.

Apresiasi dari Pemkot Semarang

Wakil Wali Kota Semarang sekaligus Pembina Kosmos Semarang, Iswar Aminuddin, menilai kegiatan sosial yang komunitas otomotif tersebut menunjukkan bahwa komunitas kendaraan tidak hanya identik dengan hobi. Tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Komunitas ini menunjukkan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial. Kami ingin komunitas menjadi bagian dari upaya bersama dalam membantu masyarakat dan mengurangi persoalan sosial,” kata Iswar.

Ia juga berharap komunitas mobil di Semarang dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam berbagai kegiatan sosial maupun kemanusiaan.

Menurutnya, Kota Semarang memiliki posisi strategis sebagai simpul transportasi, terutama sejak jalur tol di kawasan Pantura berkembang pesat. Hal tersebut membuat mobilitas masyarakat di kota ini semakin tinggi, termasuk saat musim mudik Lebaran.

Karena itu, Iswar mengajak para pegiat komunitas mobil untuk ikut menjaga ketertiban dan kondusivitas kota, terutama menjelang masa libur Lebaran.

“Saya mengajak teman-teman komunitas mobil untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Kota Semarang, terutama saat arus mudik dan aktivitas masyarakat meningkat,” ujarnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp